Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai bursa transfer klub kesayangannya, khususnya di sektor lini tengah. Dengan semakin dekatnya kepergian Casemiro di akhir musim 2026, Ferdinand menekankan pentingnya Manchester United segera mencari pengganti yang sepadan, dan ia memiliki dua nama yang dianggapnya sangat potensial. Elliott Anderson dari Nottingham Forest disebut sebagai pilihan utama yang dinilai paling siap untuk langsung memberikan dampak, sementara Kees Smit, seorang gelandang muda dari AZ Alkmaar, diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Kebutuhan Manchester United untuk merombak lini tengah semakin mendesak, terlebih dengan adanya spekulasi mengenai kepergian Casemiro yang kontraknya akan berakhir. Michael Carrick, yang kini memegang kendali tim, diperkirakan akan berburu setidaknya dua pemain baru untuk memperkuat sektor vital ini. Sejumlah nama lain seperti Carlos Baleba, Adam Wharton, dan Aurelien Tchouameni sempat dikaitkan dengan klub berjuluk Setan Merah tersebut, namun Ferdinand memiliki preferensi khusus.
Ferdinand memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi yang telah diberikan Casemiro selama membela Manchester United. Menurutnya, mencari pengganti Casemiro bukan sekadar mencari pemain lain, melainkan harus sosok yang mampu mereplikasi pengaruh besar sang gelandang asal Brasil di lapangan. Ia menyoroti kemampuan, pencapaian, kontribusi gol, dan secara keseluruhan, dampak signifikan yang dibawa Casemiro bagi permainan tim. "Mereka harus menemukan seseorang yang dapat menggantikan semua itu," tegas Ferdinand, menggarisbawahi bahwa peran Casemiro sangatlah krusial dan sulit untuk digantikan sepenuhnya.
Dalam pandangannya, Elliott Anderson menjadi kandidat paling masuk akal bagi manajemen Manchester United. Ferdinand menilai Anderson memiliki kombinasi atribut fisik yang kuat dan pemahaman taktis yang sangat cocok dengan dinamika serta intensitas tinggi kompetisi Premier League. Ia yakin bahwa Anderson adalah pemain yang sudah teruji dan terbukti kemampuannya di liga domestik Inggris, sehingga akan lebih mudah beradaptasi tanpa membuang waktu. "Saya rasa kita harus mencari seseorang yang sudah terbukti dan teruji di Premier League, yang mengerti seluk-beluk liga ini. Dan menurut saya, Anderson adalah pilihan yang tepat," jelas Ferdinand.
Energi dan ketangguhan yang dimiliki Anderson dianggap mampu menutup kekosongan yang akan ditinggalkan oleh pemain senior seperti Casemiro. Ferdinand bahkan melangkah lebih jauh dengan memprediksi bahwa Anderson memiliki potensi besar untuk menembus tim nasional Inggris dan menjadi pemain kunci di ajang internasional. Ia meyakini Anderson akan mampu memberikan tambahan energi, kekuatan, ketahanan, serta pengalaman bermain di level Premier League, dan bahkan sudah mulai menunjukkan performa di kancah internasional. "Menurut saya, dia menambah energi, tenaga, ketangguhan, dan pengalaman Premier League, dan rasanya dia bermain di sepak bola internasional sekarang," ujar Ferdinand, optimis mengenai perkembangan karier Anderson.
Lebih lanjut, Ferdinand berani memprediksi bahwa Anderson bisa saja mendapatkan tempat utama di timnas Inggris untuk beberapa pertandingan awal di Piala Dunia, menunjukkan betapa ia menilai tinggi potensi pemain ini. Ia percaya bahwa kehadiran Anderson akan memberikan dampak positif yang instan bagi Manchester United, membantu menstabilkan performa tim di berbagai kompetisi. "Menurut saya dia mungkin akan menjadi starter di tim Inggris untuk Piala Dunia untuk beberapa laga awal dan lihat bagaimana nanti. Tapi saya rasa dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk tim," imbuhnya, semakin mempertegas keyakinannya.
Tidak hanya berhenti pada pemain yang siap pakai, Ferdinand juga mengusulkan nama Kees Smit sebagai opsi strategis untuk masa depan klub. Smit, seorang gelandang berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk AZ Alkmaar di Belanda, dipandang sebagai aset berharga yang perlu segera diamankan oleh Manchester United. Ferdinand menyebut Smit sebagai "permata tersembunyi" yang patut dilirik. "Ada anak bernama Kees Smit yang sangat saya sukai. Dia bermain di Alkmaar. Tidak banyak pendengar yang mungkin tahu dia, tapi coba cek anak ini. AZ Alkmaar," ungkap Ferdinand, mengajak para pengamat untuk memperhatikan potensi pemain muda tersebut.
Meskipun memuji potensi besar Smit, Ferdinand tetap realistis mengenai statusnya saat ini. Ia menyadari bahwa pemain muda asal Belanda ini masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dan berkembang. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya strategi investasi pada pemain muda untuk memperkuat kedalaman skuad Manchester United dalam menghadapi jadwal kompetisi yang padat dan panjang. "Dia anak Belanda, gelandang. Dia sih bukan pemain yang akan saya beli dan langsung menjadi starter ya, karena dia muda dan belum berpengalaman," kata Ferdinand, menjelaskan bahwa Smit lebih cocok sebagai proyek jangka panjang daripada solusi instan.
Ferdinand menegaskan bahwa Manchester United membutuhkan lebih dari sekadar satu rekrutan di lini tengah. Kebutuhan ini semakin mendesak, terutama jika dikaitkan dengan potensi kepergian pemain lain seperti Manuel Ugarte yang juga dikabarkan akan meninggalkan klub. Oleh karena itu, mendatangkan dua hingga tiga pemain baru di area lini tengah menjadi prioritas utama. "Tapi pastinya saya tidak akan mau melewatkannya, sebab saya rasa kami perlu mendapatkan dua atau tiga pemain di area itu," pungkas Ferdinand, menutup rekomendasinya dengan penekanan pada urgensi penguatan lini tengah Manchester United.






