Misi Scudetto Ternoda: Nerazzurri Terjegal Verona di Kandang Sendiri

Tommy Welly

Perjalanan Inter Milan menuju penutupan musim Serie A 2025/2026 diwarnai kejutan yang tidak diinginkan. Dalam laga kandang terakhir di Stadion Giuseppe Meazza, sang juara liga harus rela berbagi poin dengan Hellas Verona setelah hanya mampu bermain imbang 1-1. Pertandingan yang berlangsung pada pekan ke-37 ini, meskipun tidak mempengaruhi status Inter sebagai jawara musim ini, menyisakan catatan minor bagi tim asuhan Cristian Chivu yang gagal meraih kemenangan di hadapan para pendukungnya.

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan tampil mendominasi jalannya pertandingan. Penguasaan bola dan inisiatif serangan lebih banyak berada di kaki para pemain Nerazzurri. Namun, pertahanan rapat yang ditampilkan oleh tim tamu membuat gol pembuka sulit diciptakan di babak pertama. Baru pada menit ke-47, di awal babak kedua, Inter berhasil memecah kebuntuan. Gol tersebut tercipta melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh bek Verona, Andrias Edmundsson, yang secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawangnya sendiri saat berusaha mengantisipasi serangan Inter.

Keunggulan tipis Inter Milan yang sudah di depan mata harus pupus di menit-menit akhir pertandingan. Dalam momen yang dramatis, Kieron Bowie berhasil menyamakan kedudukan untuk Hellas Verona pada menit ke-90+1, tepat di pengujung waktu tambahan. Gol penyama kedudukan ini sontak membuyarkan asa Inter untuk mengamankan tiga poin di kandang.

Meskipun hasil imbang ini tidak mengubah posisi Inter Milan di puncak klasemen, rentetan hasil positif mereka di liga domestik tetap terjaga. Sembilan pertandingan terakhir di Serie A tanpa kekalahan menjadi bukti konsistensi tim. Dari sembilan laga tersebut, Inter membukukan lima kemenangan dan empat hasil imbang. Dengan raihan 86 poin dari 37 pertandingan, Inter Milan kokoh di puncak klasemen Serie A, melengkapi musim yang gemilang setelah sebelumnya juga berhasil merengkuh trofi Coppa Italia usai mengalahkan Lazio dengan skor 2-0.

Sementara itu, bagi Hellas Verona, satu poin yang berhasil dicuri dari kandang tim juara menjadi sebuah pencapaian berharga di akhir musim yang sulit. Tim yang dilatih oleh Pablo Sammarco ini, meskipun telah dipastikan terdegradasi ke Serie B untuk musim depan, menunjukkan semangat juang yang patut diapresiasi. Hasil imbang ini juga memperpanjang tren negatif Verona yang belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir mereka di liga. Saat ini, Verona tertahan di peringkat ke-19 klasemen dengan total 21 poin.

Detail pertandingan ini mencatat skor akhir 1-1, dengan gol bunuh diri A. Edmundsson pada menit ke-47 yang membawa Inter unggul, sebelum akhirnya K. Bowie menyamakan kedudukan pada menit ke-90+1. Pertandingan berlangsung di San Siro, Milan, yang menjadi saksi bisu perjuangan kedua tim, di mana Inter Milan merayakan status juara mereka, sementara Verona harus menerima kenyataan terdegradasi.

Dalam hal kondisi skuat, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menurunkan komposisi pemain terbaiknya untuk menghadapi Verona. Duet Ange Bonny dan Lautaro Martinez dipercaya menjadi juru gedor di lini serang. Di sisi lain, Hellas Verona tampil dengan kekuatan yang tidak penuh. Tim tamu harus kehilangan empat pilar penting mereka, yaitu Daniel Mosquera, Daniel Oyegoye, Gift Organ, dan Suat Serdar, yang terpaksa absen akibat mengalami cedera.

Susunan pemain utama yang diturunkan Inter Milan adalah dalam formasi 3-5-2, dengan Yann Sommer di bawah mistar gawang, lini belakang diperkuat oleh Stefan de Vrij, Francesco Acerbi, dan Carlos Augusto. Lini tengah diisi oleh Luis Henrique, Andy Diouf, Petar Sucic, Henrik Mkhitaryan, dan Matteo Darmian. Sementara itu, duet Ange Bonny dan Lautaro Martinez menjadi ujung tombak serangan.

Dari kubu Hellas Verona, yang bermain dalam formasi 4-2-3-1, Lorenzo Montipo menjaga gawang. Lini pertahanan terdiri dari Victor Nelson, Andrias Edmundsson, Nicolas Valentini, dan Rafik Belghali. Di lini tengah, Sandi Lovric dan Antoine Bernede menjadi jangkar, didukung oleh Roberto Gagliardini, Martin Frese, dan Tomas Suslov di lini serang yang mengandalkan Kieron Bowie sebagai penyerang tunggal.

Musim Serie A 2025/2026 kini hanya menyisakan satu pertandingan lagi. Bagi Inter Milan, laga pamungkas akan menjadi seremoni penutup musim yang manis, di mana mereka akan merayakan gelar juara mereka. Sebaliknya, bagi Hellas Verona, pertandingan terakhir akan menjadi penutup dari perjalanan mereka di kasta tertinggi sebelum bersiap untuk melakukan perombakan skuat guna menghadapi tantangan di Serie B musim depan. Pertandingan ini menjadi gambaran kecil dari dinamika persaingan di liga Italia, di mana tim yang sudah memastikan gelar pun masih bisa menghadapi perlawanan sengit dari tim yang berjuang untuk bertahan atau sekadar memberikan yang terbaik hingga akhir musim. Kegagalan Inter untuk mengkonversi dominasi menjadi kemenangan penuh menjadi pelajaran berharga, meskipun trofi Scudetto sudah berada dalam genggaman.

Also Read

Tags