Persib Bandung berhasil mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Liga Super Indonesia setelah meraih poin penuh dalam laga krusial melawan PSM Makassar. Kemenangan ini semakin memperbesar peluang Maung Bandung untuk mengakhiri musim sebagai juara, sekaligus menjauh dari ancaman tim-tim di bawahnya.
Pertarungan sengit yang tersaji di Stadion Gelora B. J. Habibie pada Minggu malam (17/5/2026) tersebut, menyajikan drama adu strategi antara kedua tim. Tim tamu, Persib Bandung, tampil dominan sejak awal pertandingan, namun tuan rumah, PSM Makassar, memberikan perlawanan yang gigih hingga menit-menit akhir. Keunggulan tipis 2-1 akhirnya menjadi milik tim Maung Bandung.
Gol pembuka keunggulan Persib Bandung diciptakan oleh gelandang andalannya, Thom Haye, pada menit ke-32. Melalui eksekusi yang tenang dan terukur, Haye berhasil menaklukkan penjaga gawang PSM Makassar. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Memasuki babak kedua, tim Juku Eja, julukan PSM Makassar, berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan keras Yuran Fernandes di menit ke-53. Gol penyeimbang ini sempat membangkitkan semangat tuan rumah.
Namun, dewi fortuna tampaknya lebih berpihak kepada Persib Bandung. Di masa injury time yang menegangkan, tepatnya pada menit ke-90+7, Julio Cesar muncul sebagai pahlawan bagi tim Pangeran Biru. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil merobek jala gawang PSM Makassar, memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu. Gol telat ini tentu menjadi pukulan telak bagi PSM Makassar yang berambisi meraih poin di kandang sendiri.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib Bandung kini mencapai 78 angka, kokoh di puncak klasemen. Keunggulan dua angka dari tim di posisi kedua semakin mempertegas dominasi mereka dalam perburuan gelar juara musim ini. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, patut diapresiasi atas strategi dan pengelolaan tim yang efektif sepanjang musim.
Sementara itu, hasil yang kurang memuaskan diraih oleh salah satu pesaing terdekat Persib Bandung, Borneo FC. Tim berjuluk Pesut Etam ini hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara dalam laga tandang mereka. Ketiadaan gol dalam pertandingan tersebut membuat Borneo FC gagal menambah pundi-pundi poin mereka.
Kejutan lain datang dari hasil pertandingan yang melibatkan tim-tim papan atas lainnya. Kegagalan Borneo FC meraih poin penuh menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib Bandung. Situasi ini memberikan tekanan yang lebih besar kepada tim-tim lain untuk mengejar ketertinggalan, sekaligus menempatkan Persib Bandung dalam posisi yang lebih nyaman untuk mengontrol jalannya perburuan gelar.
Di sisi lain, kekalahan dari Persib Bandung membuat PSM Makassar masih tertahan di papan tengah klasemen. Hingga pekan ke-33, Pasukan Ramang, julukan PSM Makassar, baru mengumpulkan 34 poin. Posisi ke-14 di klasemen sementara tentu belum sesuai dengan harapan para pendukungnya.
Menyisakan satu pertandingan lagi di akhir musim, PSM Makassar dihadapkan pada tugas berat. Mereka wajib meraih hasil maksimal di laga pamungkas demi memperbaiki peringkat dan mengakhiri musim dengan catatan yang lebih baik. Perjuangan keras diprediksi akan mewarnai pertandingan terakhir bagi tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini memang menyajikan persaingan yang ketat di berbagai lini. Mulai dari perebutan gelar juara, zona degradasi, hingga tiket ke kompetisi antarklub internasional, semuanya masih terbuka lebar hingga pekan terakhir. Tensi tinggi dipastikan akan mewarnai setiap pertandingan yang tersisa.
Untuk laga pamungkas, PSM Makassar akan melakoni laga tandang yang menantang melawan Madura United. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi dan mental para pemain PSM. Di sisi lain, Persib Bandung akan menutup musim dengan menjamu Persijap Jepara di kandang sendiri. Harapannya, Persib Bandung dapat memberikan tontonan menarik bagi para Bobotoh, pendukung setia mereka, sekaligus merayakan gelar juara di hadapan publik sendiri.
Perjalanan kedua tim di musim ini menunjukkan dinamika yang menarik. Persib Bandung, dengan skuad yang solid dan strategi yang matang, berhasil konsisten berada di papan atas. Sementara PSM Makassar, meskipun menunjukkan performa naik turun, tetap menjadi tim yang patut diperhitungkan dengan semangat juang yang tinggi. Pertandingan terakhir akan menjadi penutup yang sempurna untuk musim yang penuh warna ini.
Para penggemar sepak bola Indonesia patut menantikan aksi pamungkas dari tim-tim kesayangan mereka. Kepastian juara, nasib tim-tim yang terancam degradasi, serta perebutan posisi di papan atas akan tersaji dalam duel-duel penentu yang siap memanjakan mata para pecinta sepak bola Tanah Air. Fokus dan determinasi akan menjadi kunci bagi setiap tim untuk mengakhiri musim dengan catatan terbaik.






