Kroasia Ungkap Amunisi Final untuk Ajang Terakbar Sepak Bola Dunia

Tommy Welly

Pelatih tim nasional Kroasia, Zlatko Dalic, telah mengumumkan daftar resmi 26 pemain yang akan mewakili negaranya dalam perhelatan akbar sepak bola dunia tahun 2026. Keputusan penting ini dirilis melalui saluran media sosial resmi timnas Kroasia pada hari Senin, 18 Mei 2026, menandai langkah konkret menuju persiapan kompetisi tertinggi dalam dunia sepak bola internasional.

Dalic, juru taktik yang telah membawa Kroasia meraih kesuksesan di berbagai panggung internasional, tampaknya memberikan kepercayaan penuh kepada sebagian besar elemen kunci yang telah terbukti solid selama ini. Deretan nama-nama berpengalaman dan pemain yang tengah menunjukkan performa gemilang menghiasi skuad ‘Vatreni’ kali ini. Sebut saja nama-nama seperti Josko Gvardiol, yang telah menjadi benteng pertahanan tangguh, serta talenta muda yang mulai mengukir namanya di kancah Eropa, Petar Sucic dan Martin Baturina, yang juga turut dipanggil.

Kehadiran sang kapten legendaris, Luka Modric, dipastikan akan kembali menjadi pemandu dan inspirasi bagi rekan-rekannya. Bagi Modric, turnamen di tahun 2026 ini akan menjadi torehan sejarah tersendiri, menandai partisipasi kelimanya di ajang Piala Dunia sepanjang karier profesionalnya yang gemilang. Ini menegaskan statusnya sebagai salah satu ikon sepak bola terhebat yang pernah dimiliki Kroasia.

Dalam undian fase grup, Timnas Kroasia tergabung dalam Grup L. Jadwal pertandingan mereka telah ditetapkan, di mana laga pembuka yang krusial akan dilakoni menghadapi tim kuat Inggris pada tanggal 18 Juni. Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Panama pada 24 Juni, sebelum menyelesaikan perjuangan di babak penyisihan grup melawan Ghana pada tanggal 28 Juni.

Keputusan Dalic untuk tetap mengandalkan kekuatan para pemain senior menunjukkan pemahaman mendalamnya mengenai pentingnya keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. Ia secara sadar memproyeksikan bahwa kedalaman skuad dan ketenangan yang hanya bisa diberikan oleh pemain matang akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan kompetisi sekelas Piala Dunia.

Terlihat jelas bahwa lima veteran yang telah malang melintang di dunia sepak bola internasional kembali dipercaya untuk mengisi barisan skuad Kroasia. Kelima pemain tersebut adalah Luka Modric, yang kini berusia 40 tahun, Mateo Kovacic (32 tahun), Ivan Perisic (37 tahun), Andrej Kramaric (34 tahun), dan Ante Budimir (34 tahun). Kombinasi pengalaman dan determinasi dari para pemain ini diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi Kroasia di turnamen mendatang.

Sosok Luka Modric, yang merupakan pemain paling senior dalam tim, sempat menimbulkan kekhawatiran. Cedera patah tulang pipi yang dialaminya saat membela AC Milan melawan Juventus di Serie A beberapa waktu lalu mengharuskannya menjalani operasi. Namun, Dalic memberikan jaminan bahwa kondisi sang maestro lapangan tengah tersebut menunjukkan perkembangan positif. Modric bahkan telah terlihat menggunakan masker pelindung wajah dan sempat mendampingi timnya dari bangku cadangan pada pertandingan terakhir AC Milan. Hal ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar Kroasia yang merindukan sentuhan magisnya.

Selain Modric yang menjadi otak permainan di lini tengah, lini serang Kroasia juga akan diperkuat oleh trio penyerang veteran yang memiliki naluri gol tinggi. Kombinasi mematikan antara Ivan Perisic, Andrej Kramaric, dan Ante Budimir dipersiapkan untuk menjadi juru gedor utama yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas gol tim ‘Kockasti’. Bagi Ivan Perisic, yang menyandang predikat sebagai pemain tertua kedua setelah Modric, ajang Piala Dunia 2026 ini kemungkinan besar akan menjadi panggung terakhirnya untuk menunjukkan kualitasnya di level tertinggi kompetisi sepak bola dunia.

Di tengah dominasi para pemain senior, perhatian publik sepak bola juga tertuju pada dua permata muda yang saat ini tengah bersinar terang di kancah Serie A Italia. Petar Sucic dan Martin Baturina dipastikan akan merasakan debut mereka di Piala Dunia, sebuah pencapaian luar biasa di usia muda mereka.

Petar Sucic telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar krusial di lini tengah Inter Milan sepanjang musim kompetisi ini. Pemain berusia 22 tahun tersebut telah menorehkan kontribusi signifikan dengan mencatatkan 49 penampilan dan berhasil mencetak 4 gol. Berkat performanya yang konsisten, Sucic turut berperan besar dalam kesuksesan Inter Milan meraih dua gelar domestik prestisius, yakni Scudetto Serie A dan Coppa Italia. Kehadirannya diharapkan mampu menyuntikkan energi segar dan dinamika baru bagi Timnas Kroasia.

Sementara itu, Martin Baturina, seorang talenta muda yang diasah di akademi sepak bola Como di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas, juga tidak kalah mencuri perhatian. Baturina menampilkan performa yang sangat mengesankan sepanjang musim 2025-2026, dengan membukukan total enam gol dan tiga assist dari 28 pertandingan yang dijalaninya. Gelandang berusia 23 tahun ini diproyeksikan akan menjadi tambahan vital untuk meningkatkan sektor kreativitas di lini tengah Timnas Kroasia. Baturina siap bersaing untuk memperebutkan posisi utama melawan para gelandang berpengalaman seperti Mateo Kovacic, Luka Modric, serta Mario Pasalic, menunjukkan bahwa regenerasi di tubuh timnas Kroasia berjalan dengan baik. Pemain muda ini bertekad untuk membuktikan bahwa usianya yang masih belia bukanlah halangan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi negaranya di panggung dunia. Dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda yang menjanjikan, Kroasia optimis menatap Piala Dunia 2026.

Also Read

Tags