Hari kedua gelaran Malaysia Masters 2026 menjadi saksi bisu kegigihan para atlet bulu tangkis Indonesia. Sebanyak enam wakil Merah Putih berhasil mengamankan tiket menuju babak 16 besar, menunjukkan dominasi yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Sektor tunggal putra menjadi sorotan utama, dengan tiga pemain andalan berhasil menembus fase berikutnya, membuktikan ketajaman mereka di lapangan.
Aksi para pebulu tangkis kebanggaan bangsa ini terhampar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Dari total dua belas delegasi Indonesia yang berjuang, separuh di antaranya harus mengakhiri kiprah mereka lebih awal, sebuah realitas kompetisi yang keras namun sekaligus menjadi tolok ukur evaluasi performa.
Tiga nama yang sukses mengukir langkah maju di nomor tunggal putra adalah Mohammad Zaki Ubaidillah, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting. Kualitas permainan mereka teruji sejak awal turnamen. Mohammad Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, menjadi pembuka kejutan dengan penampilan impresifnya. Ia berhasil menaklukkan Lakhsya Sen, unggulan kedelapan asal India, dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-17 dan 21-11. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa performa Ubed semakin matang dan siap bersaing dengan para pemain papan atas dunia.
Selang tak lama, Jonatan Christie melanjutkan tren positif dengan menampilkan performa superior melawan wakil Denmark, Magnus Johannesen. Jojo, sapaan akrabnya, tak memberikan celah bagi lawannya, mengakhiri pertandingan dengan skor telak 21-9 dan 21-15. Usai pertandingan, Jonatan mengungkapkan rasa syukurnya atas performa yang konsisten. Ia menyatakan bahwa strategi yang telah ia persiapkan berjalan lancar, meskipun sempat ada sedikit penurunan tempo di gim kedua, namun secara keseluruhan ia merasa cukup puas dengan jalannya pertandingan.
Melengkapi dominasi tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting juga menunjukkan kelasnya dengan permainan yang sangat mengesankan. Ia berhasil mengandaskan perlawanan pebulu tangkis tuan rumah, Justin Hoh, melalui dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-14. Anthony menampilkan permainan agresif dan penuh percaya diri, tak membiarkan lawannya mengembangkan permainan.
Namun, tidak semua sektor merasakan euforia yang sama. Di nomor ganda putra, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus menelan pil pahit. Langkah mereka terhenti di babak pertama setelah takluk dari pasangan ganda putra asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi. Penampilan Leo/Daniel pada pertandingan tersebut terlihat kurang maksimal, diwarnai banyak kesalahan yang tidak perlu. Mereka berulang kali melakukan kesalahan servis dan pukulan yang membentur net, yang pada akhirnya membuat mereka kalah dengan skor 19-21, 21-13, dan 15-21.
Hasil ini tentu menjadi catatan penting, terutama jika dibandingkan dengan pencapaian mereka di Thailand Open 2026 pekan sebelumnya. Saat itu, Leo/Daniel berhasil mengalahkan lawan yang sama dalam dua gim langsung. Kekalahan dini di Malaysia Masters ini menjadi bahan evaluasi serius terkait konsistensi performa yang perlu ditingkatkan. Daniel Marthin, seusai pertandingan, mengakui keunggulan lawan dan mengakui adanya banyak kesalahan sendiri yang mereka lakukan. Ia menambahkan bahwa timnya perlu lebih siap lagi, terutama setelah meraih gelar juara di turnamen sebelumnya, kekalahan di babak pertama ini tentu menjadi sebuah pukulan yang perlu segera diatasi.
Selain Leo/Daniel, beberapa wakil Indonesia lainnya juga harus menghentikan langkahnya di babak awal. Di sektor ganda campuran, pasangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana kalah dari pasangan Tiongkok, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin, dengan skor 19-21 dan 19-21. Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga harus berjuang keras namun akhirnya takluk dari pasangan Amerika Serikat, Presley Smith/Jennie Gai, dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-12, dan 19-21.
Sementara itu, di sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui keunggulan Ratchanok Intanon dari Thailand dengan skor 16-21 dan 16-21. Prahdiska Bagas Shujiwo juga tersandung langkahnya setelah dikalahkan oleh Jeon Hyeok-jin dari Korea Selatan dengan skor 15-21 dan 19-21. Thalita Ramadhani Wiryawan juga belum mampu melewati hadangan Ashmita Chaliha dari India, kalah dengan skor 16-21 dan 13-21.
Namun, ada pula kabar baik dari sektor ganda campuran lainnya. Pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah memenangi pertandingan melawan pasangan India, Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh, dengan skor 21-13 dan 21-18. Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga menunjukkan performa solid dengan mengalahkan pasangan Spanyol, Ruben Garcia/Lucia Rodriguz, dalam dua gim langsung, 21-15 dan 21-13.
Di nomor ganda campuran, pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga berhasil menorehkan kemenangan atas pasangan India, Rohan Kapoor/Gadde Ruthvika Shivani, melalui pertarungan tiga gim yang sengit, 21-15, 20-22, dan 21-10.
Secara keseluruhan, keberhasilan enam wakil Indonesia melaju ke babak 16 besar Malaysia Masters 2026 adalah sebuah pencapaian yang membanggakan. Hasil ini menunjukkan bahwa sektor tunggal putra masih menjadi kekuatan utama Indonesia, namun sektor ganda campuran juga menunjukkan potensi yang menjanjikan. Meskipun ada beberapa wakil yang harus tersingkir di babak awal, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga untuk terus meningkatkan kualitas dan konsistensi demi menggapai prestasi yang lebih gemilang di turnamen-turnamen mendatang. Perjuangan masih panjang, dan optimisme tetap membumbung untuk melihat para wakil Indonesia terus berkibar di panggung dunia.
Rekap Hasil Pertandingan 12 Wakil Indonesia di Hari Kedua Malaysia Masters 2026:
| Partai Pertandingan | Skor Akhir |
|---|---|
| Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China) | 19-21, 21-13, 15-21 |
| Mohammad Zaki Ubaidillah vs Lakhsya Sen (India) | 21-17, 21-11 |
| Jonatan Christie vs Magnus Johannesen (Denmark) | 21-9, 21-15 |
| Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Ratchanok Intanon (Thailand) | 16-21, 16-21 |
| Prahdiska Bagas Shujiwo vs Jeon Hyeok-jin (Korea Selatan) | 15-21, 19-21 |
| Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana vs Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin (China) | 19-21, 19-21 |
| Thalita Ramadhani Wiryawan vs Ashmita Chaliha (India) | 16-21, 13-21 |
| Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti vs Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh (India) | 21-13, 21-18 |
| Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Ruben Garcia/Lucia Rodriguz (Spanyol) | 21-15, 21-13 |
| Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Presley Smith/Jennie Gai (AS) | 19-21, 21-12, 19-21 |
| Anthony Sinisuka Ginting vs Justin Hoh (Malaysia) | 21-16, 21-14 |
| Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Rohan Kapoor/Gadde Ruthvika Shivani (India) | 21-15, 20-22, 21-10 |






