Dua punggawa asing Persija Jakarta, Jean Mota dan Paulo Ricardo, sama-sama mengutarakan niat kuat untuk melanjutkan kiprah mereka bersama tim berjuluk Macan Kemayoran. Komitmen ini muncul seiring dengan rampungnya masa bakti kedua pemain asal Brasil tersebut pada penghujung musim kompetisi 2025/2026. Keinginan untuk bertahan ini menjadi sinyal positif bagi kubu Persija yang pada paruh kedua musim ini merekrut keduanya guna mendongkrak kekuatan tim.
Jean Mota, sang gelandang lincah, tak ragu menyuarakan aspirasinya di sela-sela acara peluncuran armada baru Persija Jakarta berupa bus anyar yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026. Ia mengungkapkan harapan besar untuk dapat terus mengabdikan kemampuannya bagi klub kebanggaan ibu kota tersebut. "Saya sangat berharap dapat melanjutkan tugas saya di sini," ujar Mota, yang menunjukkan betapa ia merasa nyaman dan terikat dengan Persija.
Lebih lanjut, pemain yang baru pertama kali mencicipi atmosfer sepak bola Asia ini mengaku terkesan dengan antusiasme dan keunikan budaya sepak bola di Indonesia. Ia menuturkan bahwa musim ini menjadi pengalaman yang sangat berharga baginya. "Saya sangat menikmati musim ini. Ini adalah budaya baru, negara baru. Persija adalah klub besar yang selalu mengincar gelar, dan saya bisa beradaptasi dengan cepat di sini," jelas Mota, menggambarkan adaptasinya yang mulus dengan lingkungan baru dan ambisi klub yang sejalan dengan keinginannya sebagai pemain profesional. Pengalaman baru ini tampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi Mota, membuatnya ingin terus berkontribusi dalam perjalanan Persija menuju tangga juara.
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh rekan senegaranya, Paulo Ricardo, yang berposisi sebagai bek tangguh. Ia turut menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan bermain untuk Persija dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Indonesia. Ricardo menyatakan harapannya untuk dapat melanjutkan perjalanannya di Persija. "Saya berharap bisa lanjut di Persija. Klub membuka pintu untuk saya dan saya sangat bahagia di sini," ungkap Ricardo, menegaskan posisinya yang nyaman dan bahagia berada di Jakarta.
Mantan pemain yang banyak menghabiskan kariernya di kawasan Timur Tengah ini menilai Persija sebagai tim besar dengan visi dan misi yang jelas dalam setiap kompetisi domestik yang diikuti. Ia menekankan bahwa Persija adalah tim yang senantiasa berambisi meraih kemenangan dan gelar juara. "Persija adalah tim besar yang selalu bersaing untuk meraih gelar. Kami sangat senang bisa datang ke budaya dan negara yang baru. Semuanya berbeda bagi kami, dan saya sangat bahagia tinggal di Jakarta," pungkas Ricardo, yang semakin menunjukkan betapa ia menikmati kehidupan dan kariernya di Indonesia bersama Persija. Kenyamanan dan kebahagiaan ini menjadi faktor penting yang mendorong keinginannya untuk tetap bertahan.
Selama putaran kedua musim 2025/2026, Jean Mota telah menunjukkan kontribusinya dengan tampil sebanyak 11 kali mengenakan seragam Macan Kemayoran. Sementara itu, Paulo Ricardo, sang benteng pertahanan, juga tak kalah produktif dengan mencatatkan 10 penampilan dalam berbagai ajang kompetitif bersama Persija. Angka-angka ini mencerminkan peran penting keduanya dalam skuad tim asuhan pelatih kepala.
Saat ini, fokus utama kedua pemain asing tersebut tertuju pada pertandingan penutup musim yang akan segera dihadapi. Mereka memilih untuk memberikan konsentrasi penuh pada persiapan menghadapi laga krusial tersebut, ketimbang membahas lebih dalam mengenai detail komunikasi perpanjangan kontrak dengan jajaran manajemen Persija. Perbincangan mengenai perpanjangan kontrak tampaknya akan menjadi agenda tersendiri setelah kompetisi resmi berakhir.
Pertandingan terakhir Persija Jakarta di musim ini dijadwalkan akan digelar pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, menghadapi tim Semen Padang. Pertarungan ini akan berlangsung di stadion megah Jakarta International Stadium (JIS), yang diprediksi akan dipenuhi oleh ribuan The Jakmania, pendukung setia Persija. Duel ini menjadi kesempatan terakhir bagi Mota dan Ricardo untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri sebelum menyambut kemungkinan perpanjangan kontrak. Kehadiran mereka di lapangan akan menjadi sorotan, tidak hanya dari segi performa, tetapi juga sebagai indikasi masa depan mereka bersama klub.
Keinginan kuat Jean Mota dan Paulo Ricardo untuk bertahan di Persija Jakarta mencerminkan beberapa faktor. Pertama, performa impresif yang mereka tunjukkan selama membela tim ibu kota. Kedua, adaptasi yang baik terhadap lingkungan, budaya, dan atmosfer sepak bola Indonesia. Ketiga, ambisi Persija yang sejalan dengan aspirasi pribadi mereka sebagai pemain yang ingin terus meraih prestasi dan trofi. Keempat, apresiasi terhadap manajemen dan rekan setim yang telah memberikan kesempatan dan dukungan.
Keputusan akhir mengenai masa depan kedua pemain ini tentu akan berada di tangan manajemen Persija Jakarta, yang akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan tim, performa pemain, serta aspek finansial. Namun, dengan adanya pernyataan keinginan yang jelas dari kedua belah pihak, harapan untuk melihat Jean Mota dan Paulo Ricardo kembali berseragam Macan Kemayoran pada musim berikutnya menjadi semakin besar. Para penggemar Persija pun tentu akan menyambut baik kabar gembira ini, mengingat kontribusi keduanya yang cukup signifikan dalam upaya Persija bersaing di papan atas Liga 1. Kemungkinan besar, Persija akan berupaya keras mempertahankan aset berharga mereka ini demi menjaga stabilitas dan kekuatan tim dalam jangka panjang.






