PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan pencapaian signifikan dalam penerimaan pasar terhadap SUV elektrifikasi terbaru mereka, Daihatsu Rocky Hybrid. Data Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) menunjukkan angka yang menggembirakan, yaitu sebanyak 750 unit telah dipesan oleh konsumen di Indonesia. Periode pencatatan SPK ini berlangsung selama sepuluh bulan, dimulai dari Juli 2025 hingga April 2026, menandakan minat yang cukup tinggi terhadap kendaraan berteknologi ramah lingkungan ini. Informasi ini dilansir dari laman berita Detik Oto pada hari Rabu, tanggal 20 Mei 2026.
Daihatsu Rocky Hybrid yang hadir sebagai unit impor utuh langsung dari Jepang ini, saat ini ditawarkan kepada konsumen dengan banderol harga Rp 299.850.000, harga tersebut berlaku untuk wilayah On The Road (OTR) DKI Jakarta.
Menanggapi pencapaian ini, Sri Agung Handayani, yang menjabat sebagai Marketing Director sekaligus Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menyampaikan rasa syukurnya dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di BSD, Tangerang, pada hari Rabu (20/5/2026). Beliau mengkonfirmasi bahwa jumlah SPK yang berhasil dikumpulkan untuk Daihatsu Rocky Hybrid telah mencapai angka 750 unit sejak periode Juli 2025 hingga April 2026.
Lebih lanjut, pihak produsen juga memberikan sinyal positif terkait peningkatan volume pasokan kendaraan ini ke jaringan diler resmi mereka. Pihak ADM mengonfirmasi bahwa alokasi pasokan terbesar, yang diperkirakan mencapai lebih dari seratus unit, akan mulai didistribusikan pada bulan Mei ini. Hal ini menunjukkan komitmen ADM untuk memenuhi tingginya permintaan pasar dan memastikan ketersediaan unit bagi konsumen yang telah melakukan pemesanan.
Proses pengiriman perdana unit Daihatsu Rocky Hybrid kepada konsumen sebenarnya telah dimulai sejak akhir tahun sebelumnya. Momen ini bertepatan dengan penyelenggaraan pameran otomotif nasional. Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, mengungkapkan bahwa pengiriman awal tersebut telah mencapai sekitar 400-an unit. Hal ini mengindikasikan bahwa sambutan pasar terhadap mobil ini sudah terlihat positif sejak peluncuran perdananya.
Berdasarkan data distribusi grosir atau wholesales yang dihimpun oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tercatat bahwa sebanyak 280 unit Daihatsu Rocky Hybrid telah berhasil dikirimkan ke diler-diler di seluruh Indonesia dalam rentang waktu Januari hingga April 2026. Angka ini melengkapi total akumulasi SPK yang telah disebutkan sebelumnya, memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pergerakan unit di tingkat distributor.
Keunggulan utama Daihatsu Rocky Hybrid terletak pada teknologi "serial hybrid" yang diusungnya. Sistem ini mengandalkan mesin berkapasitas 1.2 Liter dengan kode mesin (WA-VEX) yang memiliki fungsi utama sebagai generator untuk mengisi daya baterai berkapasitas 0,74 kWh. Sementara itu, penggerak roda sepenuhnya dilakukan oleh motor listrik. Motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 106 PS dan torsi puncak mencapai 170 Nm, memberikan performa yang responsif dan efisien.
Teknologi hibrida ini tidak hanya menawarkan performa yang baik, tetapi juga efisiensi bahan bakar yang patut diacungi jempol. Dalam pengujian yang dilakukan dengan metode Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle (WLTC), Daihatsu Rocky Hybrid mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar sebesar 28 kilometer per liter. Hasil yang lebih impresif lagi terlihat pada pengujian dengan metode JC08, di mana kendaraan ini mampu mencapai efisiensi hingga 34,8 kilometer per liter. Selain itu, emisi gas buang yang dihasilkan juga tergolong rendah, yaitu sebesar 83 gram CO2 per kilometer, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan konvensional.
Kehadiran Daihatsu Rocky Hybrid di pasar otomotif Indonesia menjadi salah satu bukti nyata pergeseran tren menuju kendaraan elektrifikasi. Dengan kombinasi desain SUV yang tangguh dan teknologi hibrida yang efisien, Daihatsu Rocky Hybrid berhasil menarik perhatian konsumen yang mencari alternatif transportasi yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan, tanpa mengorbankan aspek performa dan kepraktisan.
Pencapaian 750 unit SPK ini menjadi indikator kuat bahwa Daihatsu Rocky Hybrid memiliki potensi besar untuk bersaing di segmen SUV hibrida di Indonesia. Tingginya minat ini juga diharapkan dapat mendorong produsen untuk terus berinovasi dan menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi di masa mendatang, sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.
Perlu dicatat bahwa angka 750 unit SPK ini merupakan gambaran awal dari penerimaan pasar. Dengan adanya peningkatan pasokan yang dijadwalkan pada bulan Mei 2026, diharapkan angka penjualan dan pengiriman unit Daihatsu Rocky Hybrid akan terus bertambah secara signifikan dalam beberapa bulan mendatang. Performa positif ini tentu menjadi catatan penting bagi PT Astra Daihatsu Motor dalam strategi pengembangan produk dan pemasaran mereka di pasar otomotif Indonesia yang semakin dinamis dan kompetitif.
Antusiasme konsumen terhadap teknologi hibrida yang ditawarkan oleh Daihatsu Rocky Hybrid menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbuka dan tertarik untuk mengadopsi solusi mobilitas yang lebih berkelanjutan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi ADM, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif nasional menuju era elektrifikasi.






