Infinix bersiap menambah amunisi baru di pasar ponsel pintar melalui kehadiran perangkat bernama Note Edge. Menjelang peluncuran resminya, berbagai bocoran mulai bermunculan ke permukaan, mulai dari materi promosi hingga dokumen sertifikasi FCC. Namun dari semua informasi awal tersebut, satu detail justru mencuri sorotan paling besar: pilihan warna bodinya.
Infinix Note Edge dikabarkan akan hadir dengan balutan oranye terang yang mencolok. Warna ini disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Cosmic Orange yang dikenal melalui lini iPhone 17 series. Seperti nyala senja di ufuk barat, warna oranye tersebut memberi kesan berani dan energik. Di satu sisi, tampilannya mudah menarik perhatian mata. Namun di sisi lain, warna semacam ini berpotensi terasa terlalu dominan bagi pengguna yang lebih menyukai estetika minimalis dan kalem.
Teknologi Nano-Coating untuk Menjaga Warna
Untuk menjaga agar warna cerah tersebut tidak cepat kehilangan pesonanya, Infinix membekali bodi Note Edge dengan proses nano-coating. Lapisan ini diklaim mampu mempertahankan intensitas warna agar tetap segar meski digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Secara teori, teknologi ini berfungsi sebagai perisai tipis yang melindungi bodi dari kusam dan pudar. Meski demikian, efektivitas klaim tersebut baru dapat benar-benar diuji setelah perangkat ini dipakai dalam jangka waktu panjang oleh pengguna.
Tak hanya mengandalkan warna oranye sebagai pusat perhatian, Infinix juga menyiapkan beberapa varian warna lain. Opsi tersebut mengusung finishing pearl light gemstone, yang menghadirkan efek kilau lembut saat terkena pantulan cahaya. Efek visual semacam ini memang bukan hal baru di segmen ponsel kelas menengah, namun tetap memberi sentuhan elegan bagi pengguna yang menyukai tampilan berkilau tanpa terlihat berlebihan.
Desain Tipis, Baterai Besar
Dari sisi rancang bangun, Infinix Note Edge tampil dengan pendekatan desain ramping. Ketebalan bodinya disebut hanya sekitar 7,2 mm, sebuah angka yang tergolong tipis untuk smartphone modern. Menariknya, desain langsing ini tidak mengorbankan kapasitas daya.
Di balik bodinya yang tipis, Infinix menyematkan baterai berkapasitas 6.500 mAh. Kombinasi ini terdengar seperti dua kutub yang bertolak belakang: tipis namun bertenaga. Secara konsep, hal ini menjanjikan daya tahan lama tanpa harus membawa perangkat yang terasa tebal di genggaman. Meski begitu, bobot keseluruhan dan kenyamanan penggunaan dalam aktivitas harian masih menjadi tanda tanya yang baru akan terjawab setelah perangkat ini benar-benar hadir di pasaran.
Menunggu Spesifikasi dan Harga Resmi
Hingga saat ini, Infinix masih menyimpan rapat detail spesifikasi lengkap dan banderol harga Note Edge. Informasi yang beredar baru sebatas desain fisik dan permainan warna sebagai umpan awal untuk menarik perhatian pasar. Strategi ini lazim digunakan untuk membangun rasa penasaran sebelum peluncuran resmi.
Apakah desain ramping dan warna mencolok cukup menjadi pembeda di tengah ketatnya persaingan smartphone kelas menengah? Jawaban atas pertanyaan tersebut tampaknya masih harus menunggu hingga Infinix membuka seluruh kartu spesifikasi dan harga Note Edge secara resmi.






