Redmi Note 15 Series resmi menjejakkan kaki di pasar Indonesia pada Kamis (23/1). Kehadiran lini terbaru dari Xiaomi ini menjadi sinyal bahwa segmen ponsel kelas menengah masih menjadi medan persaingan utama. Tak sekadar pembaruan angka, Redmi Note 15 Series membawa peningkatan yang terasa, khususnya pada aspek ketahanan perangkat—baik dari sisi fisik maupun performa operasional jangka panjang.
Sorotan utama tertuju pada pengenalan standar anyar yang disebut REDMI Titan Durability. Istilah ini bukan sekadar jargon pemasaran, melainkan representasi dari upaya Xiaomi menghadirkan perangkat yang lebih tangguh layaknya zirah, namun tetap efisien di bagian dalam. Standar tersebut mencakup keandalan struktur bodi hingga daya tahan baterai yang dirancang untuk menopang aktivitas harian tanpa kompromi.
“Melalui Redmi Note 15 Series, kami memperkenalkan standar baru yang tidak hanya kuat dari sisi luar, tetapi juga solid dari dalam, terutama pada inovasi baterai yang membuat perangkat ini selalu siap digunakan sepanjang hari,” ungkap Product Marketing Lead Xiaomi Indonesia, Jeksen dalam acara peluncuran di Jakarta Kamis, dilansir dari Antara.
Kabar baik lainnya datang dari sisi harga. Di tengah isu kenaikan harga ponsel global sepanjang 2026 akibat lonjakan biaya memori, Redmi Note 15 Series justru hadir dengan banderol yang relatif ramah. Kenaikan harga disebut hanya tipis dibandingkan Redmi Note 14 Series, sehingga konsumen tetap memiliki akses ke perangkat terbaru tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Xiaomi merilis empat model sekaligus dalam lini ini, yakni Redmi Note 15, Redmi Note 15 5G, Redmi Note 15 Pro 5G, serta Redmi Note 15 Pro+ 5G. Seluruh varian tersebut dipasarkan pada rentang harga Rp2,4 juta hingga Rp6,7 juta, mencakup kebutuhan pengguna dari kelas menengah hingga menengah atas.
Sebagai model dasar, Redmi Note 15 dibanderol mulai Rp2,4 juta dan sudah membawa peningkatan signifikan, terutama pada sektor daya. Perangkat ini dibekali baterai jumbo 6000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 33W. Dari sisi performa, mesin yang digunakan meningkat ke Helio G100, selangkah lebih tinggi dibanding Helio G99 yang digunakan pada generasi sebelumnya. Kamera utama masih mengandalkan resolusi 108 MP, namun kini dibalut desain yang lebih ramping dan modern.
Varian Redmi Note 15 5G menawarkan penyempurnaan yang lebih terarah. Kapasitas baterai meningkat menjadi 5520 mAh dengan teknologi pengisian cepat 45W. Sistem kamera tetap mengusung sensor 108 MP, tetapi dapur pacu mengalami perubahan penting dengan beralih ke Snapdragon 6 Gen 3, menggantikan MediaTek Dimensity 7025 pada seri terdahulu. Model ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp3,1 juta.
Naik satu tingkat, Redmi Note 15 Pro 5G hadir di kisaran harga Rp4,3 juta. Peningkatan utamanya terletak pada performa mesin dan daya tahan. Chipset MediaTek Dimensity 7400 yang digunakan menawarkan performa lebih baik dibanding Dimensity 7300 pada generasi sebelumnya. Kapasitas baterainya pun melonjak ke 6580 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W, sementara sektor kamera tetap mempertahankan resolusi tinggi 200 MP.
Di puncak lini, Redmi Note 15 Pro+ 5G tampil sebagai model paling lengkap. Perangkat ini dibekali kamera 200 MP serta baterai 6500 mAh yang didukung teknologi pengisian super cepat 100W (Hyper Charge). Dengan harga sekitar Rp5,6 juta, varian ini menawarkan fitur paling kaya, termasuk dukungan kecerdasan buatan (AI) yang lebih kompleks dan responsif dibandingkan tiga model lainnya. Dari sisi performa, prosesor meningkat dari Snapdragon 7s Gen 3 pada generasi sebelumnya menjadi Snapdragon 7s Gen 4.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Series hadir layaknya evolusi yang terukur—tidak melonjak drastis, namun konsisten memperkuat fondasi yang sudah ada. Dengan kombinasi ketahanan, baterai besar, performa yang ditingkatkan, serta harga yang masih bersahabat, lini terbaru ini menjadi bukti bahwa Xiaomi tetap menjaga keseimbangan antara inovasi dan aksesibilitas di tengah dinamika pasar global.






