Tak Hanya Fold, Apple Disebut Kembangkan iPhone Flip

Sahrul

Penantian panjang para penggemar Apple terhadap kehadiran iPhone Fold tampaknya belum sepenuhnya terbayar. Namun di balik layar, raksasa teknologi asal Cupertino itu dikabarkan tidak hanya fokus pada satu bentuk ponsel lipat. Apple disebut tengah menimbang langkah lanjutan dengan menyiapkan perangkat lipat berdesain berbeda—lebih ringkas, lebih ringgul, dan menyasar segmen yang mengutamakan kepraktisan.

Laporan terbaru dari Mark Gurman, analis teknologi Bloomberg, menyebut Apple sedang menjajaki konsep iPhone layar lipat dengan desain persegi dan mekanisme clamshell. Bentuk ini menyerupai ponsel lipat vertikal yang dapat dilipat menjadi dua bagian, sehingga ukuran perangkat saat tertutup menjadi lebih kecil dan mudah dibawa. Pendekatan ini kontras dengan desain lipat ala buku yang selama ini lebih dulu ramai di pasar.

Dari gambaran yang disampaikan Gurman, arah pengembangan tersebut mengindikasikan bahwa Apple berpotensi menantang pemain yang lebih dulu menguasai segmen ponsel lipat clamshell, seperti Samsung Galaxy Z Flip dan Motorola Razr. Meski demikian, rencana ini belum sepenuhnya matang. Gurman menegaskan tidak ada kepastian perangkat tersebut akan benar-benar dipasarkan, karena saat ini masih berada dalam tahap pertimbangan internal.

Laporan tersebut juga tidak memuat detail teknis lebih jauh terkait perangkat yang kerap disebut sebagai ‘iPhone Flip’. Gurman hanya menyoroti keyakinan Apple bahwa generasi pertama iPhone lipat akan mendapat sambutan positif, sehingga membuka peluang pengembangan model lanjutan dengan bentuk dan ukuran yang lebih beragam.

“Apple bertaruh bahwa iPhone lipat pertamanya akan cukup sukses untuk menghasilkan permintaan nyata untuk kategori tersebut dan pelanggan akan menginginkan lebih banyak bentuk dan ukuran, seperti halnya dengan iPhone model konvensional,” tulis Gurman dalam laporannya, seperti dikutip dari 9to5Mac, Senin (2/2/2026).

Sementara itu, iPhone Fold sendiri dikabarkan akan diperkenalkan pada paruh kedua tahun ini, bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Perangkat tersebut digadang-gadang menjadi ponsel layar lipat pertama Apple, dengan mekanisme lipatan menyerupai buku—mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold, Google Pixel Fold, hingga Huawei Mate X.

Berdasarkan rumor yang beredar, iPhone Fold akan dibekali layar eksternal berukuran 5,5 inci dan layar utama 7,8 inci. Kombinasi ini dinilai ideal untuk aktivitas konsumsi konten, seperti menonton video, membaca, hingga menjalankan multitasking. Di sisi lain, konsep iPhone Flip disebut akan mengambil jalur berbeda, dengan fokus pada portabilitas dan kemudahan penggunaan sehari-hari.

Kabar mengenai iPhone clamshell sejatinya bukan hal baru. Pada 2024, media teknologi The Information pernah melaporkan bahwa Apple tengah menguji dua prototipe iPhone dengan desain lipat vertikal. Namun pada akhirnya, Apple disebut lebih memilih mengembangkan desain lipat ala tablet sebagai prioritas utama.

Selain ponsel lipat berukuran kecil, Apple juga dikabarkan mempertimbangkan perangkat foldable berlayar lebih besar. Gurman sebelumnya melaporkan bahwa Apple sedang mengkaji kemungkinan menghadirkan perangkat layar lipat dengan ukuran mendekati iPad. Jika terealisasi, perangkat tersebut bisa menjadi jembatan antara iPhone dan iPad, sekaligus memperluas ekosistem produk layar lipat Apple.

Dengan berbagai eksperimen desain yang tengah dipertimbangkan, langkah Apple di ranah foldable terlihat seperti bidak-bidak catur yang disusun dengan hati-hati. Perusahaan tampaknya tidak ingin terburu-buru, memilih menakar peluang sebelum melangkah. Apakah iPhone Flip akan benar-benar hadir atau tetap menjadi sekadar konsep, jawabannya masih menunggu waktu—seiring Apple menguji seberapa besar pasar siap menyambut lipatan-lipatan baru dari iPhone.

Also Read

Tags