Jelang Imlek, Xi Jinping Turun Langsung Menyapa Warga

Sahrul

Menjelang perayaan sekaligus libur Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada 17 Februari, Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan langsung ke lapisan terbawah pemerintahan dan masyarakat di Beijing. Langkah ini menjadi simbol kehadiran pemimpin negara di tengah denyut kehidupan rakyat, tepat saat suasana bersiap menyambut pergantian tahun.

Kunjungan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (9–10/2). Dalam agenda itu, Xi menyapa warga sekaligus menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada masyarakat China. Kehadiran Xi bukan sekadar seremoni, melainkan rangkaian pertemuan yang menyentuh berbagai sisi kehidupan, mulai dari teknologi hingga kesejahteraan lansia.

Xi, yang juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan ketua Komisi Militer Pusat, menyampaikan doa dan harapan kepada rakyat. Ia mendoakan kesehatan, kelancaran karier, serta kebahagiaan keluarga, sekaligus memanjatkan harapan akan perdamaian dan kemakmuran negara di Tahun Kuda.

Pada Senin pagi, Xi memulai rangkaian kunjungannya dengan mendatangi taman inovasi teknologi informasi nasional di kawasan Beijing E-Town. Di lokasi tersebut, ia meninjau pameran yang menampilkan berbagai capaian ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk di bidang kecerdasan buatan dan robotika. Xi juga berdialog langsung dengan para peneliti serta pimpinan perusahaan teknologi, menyerap gambaran perkembangan inovasi yang tengah digarap.

Usai melihat langsung hasil riset dan inovasi yang dipamerkan, Xi menyampaikan keyakinannya terhadap arah pengembangan teknologi nasional. Ia mengatakan bahwa ia “semakin yakin” akan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi negara itu setelah melihat apa yang dipresentasikan selama kunjungan tersebut.

Xi menegaskan bahwa kemandirian serta kekuatan di bidang sains dan teknologi merupakan fondasi penting dalam perjalanan China membangun negara sosialis modern yang kuat. Ia pun mendorong modal domestik agar memanfaatkan keunggulan unik yang dimiliki untuk memberi kontribusi lebih besar bagi pengembangan teknologi nasional.

Keesokan harinya, Selasa (10/2), Xi melanjutkan agenda dengan mengunjungi sebuah komunitas di pusat kota Beijing yang telah direnovasi agar ramah bagi lansia dan bebas hambatan. Di sana, ia menyempatkan diri mendatangi kantin komunitas khusus lansia untuk melihat langsung layanan penyediaan makanan yang diberikan.

“Merawat dan mendukung para lansia adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” kata Xi, seraya mendesak upaya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik agar mereka dapat menikmati masa senja yang bahagia dan bermakna.

Masih di distrik Xicheng, Xi mengunjungi kompleks apartemen lansia. Ia menyampaikan doa kesehatan, umur panjang, serta ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek kepada para penghuni, menghadirkan suasana hangat di tengah persiapan hari raya.

Perjalanan kemudian berlanjut ke kawasan komersial Longfusi di distrik Dongcheng. Di lokasi tersebut, Xi menerima penjelasan mengenai upaya pembaruan kota yang tengah dilakukan. Ia juga mampir ke toko roti tradisional Daoxiangcun dan menyaksikan langsung proses pembuatan kue, sebuah potret tradisi yang tetap hidup di tengah modernisasi kota.

Di pasar Festival Musim Semi, Xi berkeliling mengunjungi kios-kios yang menjual berbagai perlengkapan perayaan. Ia berbincang dengan warga, sekaligus berbagi kenangan tentang kunjungannya ke kawasan itu saat masih muda. Tak hanya berdialog, Xi juga membeli sejumlah makanan khas dan produk bertema budaya.

Xi mengungkapkan kegembiraannya melihat suasana perayaan yang meriah serta ketersediaan barang-barang liburan yang melimpah. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kesiapan masyarakat menyambut Imlek.

“Festival Musim Semi adalah momen penting bagi rakyat,” kata Xi, seraya mendesak para pejabat di semua tingkatan untuk melakukan upaya nyata dalam memastikan kesejahteraan rakyat dan memperkuat keselamatan kerja agar semua orang dapat menikmati Tahun Baru Imlek yang penuh sukacita.

Kunjungan ini menjadi gambaran bagaimana perayaan Imlek bukan hanya soal tradisi, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat, sekaligus menegaskan arah pembangunan sosial dan ekonomi China di tahun yang baru.

Also Read

Tags