Jejak Eropa Terukir: Freiburg Lolos ke Final Liga Europa, Hadapi Sang Raksasa Inggris

Tommy Welly

Sejarah baru terbentang di Europa Park Stadium saat SC Freiburg mengukir langkah monumental menuju final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Dengan semangat juang membara, tim besutan Jerman ini berhasil membalikkan defisit kekalahan leg pertama melawan SC Braga, mengunci tiket ke partai puncak Liga Europa UEFA berkat kemenangan dramatis 3-1 di kandang sendiri pada Jumat (8/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan agregat 4-3 ini tidak hanya mengantarkan mereka melangkah lebih jauh, tetapi juga mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah internasional.

Perjalanan Freiburg menuju final ini bukanlah tanpa rintangan. Tertinggal 1-3 dari leg pertama di kandang Braga, mereka dihadapkan pada tugas berat untuk membalikkan keadaan. Namun, dukungan penuh dari para penggemar di Europa Park Stadium seolah menjadi energi tambahan. Pertandingan ini sendiri diwarnai drama sejak menit awal, ketika SC Braga harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ketujuh. Keputusan kontroversial wasit menghadiahi kartu merah kepada Mario Dorgeles setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Jan-Niklas Beste yang berpeluang besar mencetak gol. Keunggulan jumlah pemain ini menjadi momentum krusial bagi Freiburg untuk mengambil alih kendali permainan.

Peluang emas dimanfaatkan dengan baik oleh Freiburg. Pada menit ke-19, gol keberuntungan tercipta melalui kaki Lukas Kuebler. Berawal dari upaya sapuan pemain Braga, bola justru memantul mengenai tubuh Kuebler dan berbelok masuk ke gawang lawan setelah membentur tiang. Gol pembuka ini memberikan kelegaan dan kepercayaan diri bagi skuad Freiburg. Intensitas serangan Freiburg tidak mengendur. Empat menit sebelum jeda, Johan Manzambi menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Menerima bola di luar kotak penalti, Manzambi melepaskan tendangan melengkung yang indah, mengarahkan bola ke sudut gawang Braga yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Skor 2-0 untuk keunggulan Freiburg di paruh pertama pertandingan.

Meskipun bermain dengan sepuluh orang, Braga menunjukkan bahwa mereka bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Jelang akhir babak pertama, mereka hampir memperkecil ketertinggalan. Victor Gomez berhasil melewati kiper Freiburg, Noah Atubolu, namun tembakannya hanya mengenai tiang gawang. Bola liar kemudian disambar oleh Rodrigo Zalazar, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh blok krusial dari bek Freiburg, Philipp Lienhart. Keberuntungan masih berpihak pada Freiburg di momen krusial tersebut.

Memasuki babak kedua, Freiburg kembali memanfaatkan keunggulan jumlah pemain mereka. Serangan demi serangan terus dilancarkan, menekan pertahanan Braga. Johan Manzambi kembali menjadi ancaman, memaksa kiper Braga, Lukas Hornicek, melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah gol ketiga. Namun, pertahanan Braga akhirnya takluk untuk ketiga kalinya pada menit ke-72. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan cermat oleh Vincenzo Grifo, bola melayang ke arah kotak penalti dan disambut sundulan terarah dari Lukas Kuebler. Bola bersarang di pojok jauh gawang Braga, mengubah skor menjadi 3-0.

Namun, semangat juang SC Braga patut diacungi jempol. Mereka tidak menyerah begitu saja dan berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-79. Sundulan jarak dekat dari Pau Victor berhasil menaklukkan Noah Atubolu, membuat kedudukan menjadi 3-1. Gol ini sempat membangkitkan ketegangan di menit-menit akhir pertandingan, mengingatkan Freiburg akan potensi comeback tim lawan. Bahkan, tim tamu nyaris menambah gol lagi, namun Noah Atubolu kembali menunjukkan refleksnya yang luar biasa, menggagalkan peluang emas Gabri Martinez.

Dengan kemenangan 3-1 di leg kedua, Freiburg berhasil membalikkan agregat menjadi 4-3 dan mengamankan tempat mereka di final Liga Europa. Perjalanan mereka yang luar biasa ini akan membawa mereka berhadapan dengan Aston Villa di partai puncak yang akan digelar di Istanbul pada 21 Mei 2026. Aston Villa sendiri berhasil mencapai final setelah menyingkirkan Nottingham Forest dengan agregat meyakinkan 4-1. Pertemuan antara Freiburg dan Aston Villa diprediksi akan menjadi duel menarik antara dua tim yang sama-sama menunjukkan performa impresif di sepanjang turnamen. Ini merupakan pencapaian bersejarah bagi Freiburg, sebuah bukti kerja keras, strategi yang matang, dan semangat pantang menyerah yang telah membawa mereka ke panggung terbesar sepak bola Eropa.

Also Read

Tags