Strategi Como 1907: Bidik Bek Juventus Demi Panggung Eropa

Tommy Welly

Klub promosi Serie A, Como 1907, dilaporkan tengah merencanakan manuver transfer ambisius untuk mendatangkan Andrea Cambiaso, bek sayap muda potensial dari raksasa Italia, Juventus. Langkah ini bukan sekadar untuk memperkuat barisan pertahanan, melainkan juga sebagai strategi krusial untuk memenuhi regulasi kompetisi Eropa dan memperkaya skuad dengan talenta lokal berkualitas.

Keinginan Como 1907 untuk merekrut Cambiaso muncul menyusul keberhasilan mereka mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim 2026-2027. Pencapaian impresif ini, yang menempatkan mereka di enam besar klasemen Serie A, membuka pintu bagi klub yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia ini untuk merasakan atmosfer kompetisi antarklub benua biru. Namun, euforia ini dibarengi dengan kesadaran akan tantangan yang menyertainya, terutama terkait pemenuhan regulasi UEFA mengenai pemain binaan lokal (home-grown).

Federasi sepak bola Eropa menetapkan aturan ketat yang mewajibkan setiap tim mendaftarkan maksimal 25 pemain, di mana minimal delapan di antaranya harus merupakan pemain yang berasal dari akademi klub atau memiliki kewarganegaraan yang sama dengan negara klub tersebut. Situasi Como 1907 pada musim 2025-2026 menunjukkan adanya defisit pemain berpaspor Italia dalam skuad mereka. Dominasi pemain asing dan minimnya menit bermain bagi pemain senior lokal menjadi catatan penting yang perlu segera dibenahi oleh tim yang kini dilatih oleh legenda sepak bola, Cesc Fabregas.

Mirwan Suwarso, perwakilan manajemen Como 1907, secara terbuka mengakui urgensi untuk menambah jumlah pemain asal Italia dalam skuad. Ia menyatakan bahwa klub telah berupaya merekrut empat pemain Italia pada musim pertama mereka di Serie A. Namun, tantangan finansial menjadi kendala utama. Mirwan menjelaskan bahwa pemain-pemain Italia berkualitas tinggi seringkali memiliki nilai pasar yang sangat tinggi, dan mekanisme pembayaran yang ditawarkan oleh klubnya, yang cenderung bertahap, tidak sesuai dengan tuntutan klub penjual yang menginginkan pembayaran tunai. "Kami selalu berupaya mencari lebih banyak pemain Italia. Kami telah merekrut empat pemain Italia di musim pertama kami di Serie A," ujar Mirwan, sembari menggarisbawahi bahwa kendala utamanya adalah tingginya harga jual dan ketidakmampuan mereka untuk melakukan pembayaran secara tunai.

Selain upaya mendatangkan pemain dari klub lain, Como 1907 juga tengah fokus pada pengembangan bakat-bakat muda internal. Mirwan mengungkapkan bahwa klub sedang membina empat hingga lima pemain muda Italia yang diharapkan siap untuk menembus tim utama dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang klub untuk membangun fondasi yang kuat melalui pemain lokal.

Mirwan juga sempat menyebutkan beberapa nama pemain Italia yang ia kagumi dan dianggap sebagai tipe pemain ideal bagi Como 1907, meskipun saat ini mereka berada di luar jangkauan finansial klub. Nama-nama seperti Orsolini, Bastoni, Dimarco, Venturino, Cambiaghi, dan Pellegrini dari Lazio menjadi referensi Mirwan mengenai kualitas pemain yang ingin didatangkan. Ia mengakui bahwa membeli pemain sekaliber mereka saat ini sangat sulit bagi klubnya karena keterbatasan anggaran.

Andrea Cambiaso sendiri menjadi target yang sangat menarik bagi Como 1907. Pemain berusia 26 tahun ini telah menunjukkan performa impresif dan menjadi salah satu pilar penting dalam skema permainan Juventus di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan di lini pertahanan, sekaligus memenuhi kuota pemain lokal yang dibutuhkan.

Namun, upaya Como 1907 untuk mendatangkan Cambiaso diprediksi tidak akan berjalan mulus. Juventus, yang berambisi untuk kembali merengkuh gelar Scudetto pada musim depan, dikabarkan akan bersikap terbuka terhadap tawaran dana segar untuk sebagian besar pemain mereka. Kebijakan ini diambil guna mengumpulkan modal belanja yang dibutuhkan untuk memperkuat skuad. Pengecualian hanya diberikan untuk pemain muda berbakat seperti Kenan Yildiz, yang dianggap sebagai aset masa depan klub.

Dengan demikian, Como 1907 dihadapkan pada dilema. Di satu sisi, mereka memiliki kebutuhan mendesak untuk memperkuat skuad demi bersaing di kancah Eropa dan memenuhi regulasi. Di sisi lain, mereka harus menghadapi persaingan ketat di bursa transfer dan keterbatasan finansial dalam mendatangkan pemain bintang. Keputusan untuk membidik Andrea Cambiaso menunjukkan ambisi besar klub, namun realisasinya akan sangat bergantung pada negosiasi dengan Juventus dan kemampuan Como 1907 untuk menyajikan tawaran yang menarik, baik dari segi finansial maupun proyeksi karier bagi sang pemain. Strategi ini menjadi cerminan dari bagaimana klub yang baru saja merasakan kerasnya persaingan di Serie A berusaha bertransformasi menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di panggung Eropa.

Also Read

Tags