Perhelatan balap mobil supercar paling bergengsi di Eropa, Lamborghini Super Trofeo 2026, kembali menyaksikan aksi memukau dari salah satu putra bangsa. Umar Abdullah, pembalap muda berbakat yang memperkuat Delta Garage Racing Team, sukses mengukuhkan namanya di podium kedua dalam seri kedua kompetisi yang digelar di Sirkuit Imola, Italia, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Ini merupakan torehan prestasi membanggakan bagi Umar, menandai kali pertama ia berhasil menembus jajaran tiga besar dalam ajang balap bergengsi ini.
Perjalanan Umar menuju podium Imola tidaklah mulus. Di balapan pertama (Race 1), ia memulai perjuangannya dari posisi kelima. Hasil kualifikasi yang dirasa belum optimal tak mematahkan semangatnya. Kunci keberhasilan Umar dalam merangsek naik ke barisan terdepan hingga akhirnya finis di posisi kedua terletak pada strategi pemilihan ban yang tepat. Di tengah kondisi lintasan yang masih lembap akibat guyuran hujan, tim memutuskan untuk menggunakan ban kering. Keputusan berani ini terbukti jitu, memungkinkannya mendominasi di sirkuit yang licin tersebut.
"Sungguh sebuah kebahagiaan yang luar biasa bisa meraih podium di Eropa. Sejak awal, saya memang telah berkomitmen untuk berkompetisi sebagai pembalap tunggal (single driver), yang memang diizinkan dalam peraturan balapan ini," ujar Umar Abdullah dengan nada bangga. Keputusan untuk balap sendiri ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi yang telah diperhitungkan matang untuk memaksimalkan potensi dan fokusnya di lintasan.
Sebelum merasakan manisnya podium di Imola, Umar sempat dihadapkan pada rintangan pada seri perdana di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, yang berlangsung pada 11-12 April 2026. Insiden tabrakan di Race 1 membuatnya gagal menyelesaikan balapan. Namun, kegagalan tersebut justru menjadi cambuk bagi Umar untuk bangkit. Di Race 2 di sirkuit yang sama, ia berhasil menunjukkan ketangguhannya dengan finis di posisi keenam.
"Pada Race 1 kelas LC yang diikuti oleh sepuluh pembalap, tim mengambil keputusan untuk menggunakan ban kering meskipun lintasan masih separuh basah. Berawal dari posisi kelima, saya berhasil menembus posisi ketiga. Namun, di putaran terakhir, terjadi insiden dengan pembalap lain yang menyebabkan saya harus puas di posisi kedua," jelas Umar Abdullah menceritakan detail balapan pertamanya di Eropa.
Memasuki balapan kedua di Sirkuit Imola, Minggu, 10 Mei 2026, kondisi lintasan berubah drastis menjadi sangat basah. Meskipun demikian, Umar Abdullah kembali menunjukkan performa yang patut diperhitungkan. Ia bersaing ketat di barisan terdepan, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan segala kondisi. Namun, sebuah kesalahan kecil di pengujung balapan membuatnya harus rela finis di posisi keempat.
"Pada balapan penuh hujan ini, saya melakukan satu kesalahan di akhir lomba, yang akhirnya membuat saya harus finis di posisi keempat," tambah Umar Abdullah mengakui adanya sedikit kekhilafan dalam balapan tersebut.
Meskipun demikian, hasil yang diraih Umar Abdullah di Imola menempatkannya di posisi keempat dalam klasemen sementara kejuaraan. Jaraknya dengan peringkat ketiga hanya terpaut satu poin saja, sebuah pencapaian yang sangat signifikan dan membuka peluang lebar untuk meraih gelar juara.
"Hal yang paling membuat saya gembira adalah posisi saya di klasemen pembalap saat ini, yaitu peringkat keempat, hanya selisih satu poin dari posisi ketiga. Saya akan terus berjuang dan fokus untuk kejuaraan ini hingga putaran terakhir musim 2026. Saya memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar dapat memberikan yang terbaik untuk Merah Putih," tegas Umar Abdullah dengan penuh semangat.
Perjalanan Umar Abdullah di Lamborghini Super Trofeo 2026 belum berakhir. Ia dijadwalkan akan kembali beraksi di putaran ketiga yang akan diselenggarakan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada 25 hingga 27 Juni 2026. Sirkuit legendaris ini tentu akan menjadi tantangan baru bagi Umar dalam upayanya meraih podium berikutnya dan semakin mendekatkan diri pada ambisi juara.
Prestasi Umar Abdullah ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan tim, tetapi juga membuktikan bahwa talenta pembalap Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, termasuk masyarakat pencinta otomotif, diharapkan dapat terus mengalir untuk memberikan motivasi tambahan bagi Umar dalam setiap seri balapan yang akan diikutinya. Dengan kegigihan dan bakat yang dimiliki, Umar Abdullah memiliki potensi besar untuk terus menorehkan sejarah gemilang di dunia balap supercar global.






