Maung Bandung Semakin Dekat dengan Gelar Juara Setelah Tumbangkan Macan Kemayoran

Tommy Welly

Persib Bandung kian memantapkan posisinya di pucuk klasemen sementara Super League 2025-2026, setelah berhasil mengalahkan rival abadinya, Persija Jakarta, dalam laga pekan ke-32. Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) tersebut, menjadi saksi bisu dominasi skuad asuhan Bojan Hodak. Kemenangan krusial ini, seperti dilaporkan oleh Sportsetup, berhasil mendongkrak perolehan poin Persib menjadi 75 angka.

Dengan tambahan tiga poin dari laga melawan Persija, Persib Bandung kini berhasil melebarkan jurang poin menjadi tiga angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC, yang menempati posisi kedua. Meskipun Borneo FC juga telah melakoni 32 pertandingan dan mengoleksi jumlah poin yang sama, Persib tetap berada di atasnya berkat keunggulan dalam rekor pertemuan kedua tim. Catatan head-to-head menjadi faktor penentu dalam persaingan ketat ini, menunjukkan bahwa Persib lebih unggul dalam duel langsung melawan Borneo FC.

Memasuki dua pertandingan terakhir musim ini, Persib Bandung hanya membutuhkan sedikit lagi untuk mengukuhkan diri sebagai juara liga untuk kali ketiga berturut-turut. Perjalanan mereka menuju gelar juara semakin mulus dengan sisa jadwal yang relatif dapat dikelola. Pertandingan selanjutnya, Persib akan bertandang ke markas PSM Makassar pada Minggu (17/5/2026), sebelum akhirnya menutup musim dengan menjamu Persijap di kandang sendiri. Jika mampu meraih hasil positif di kedua laga tersebut, trofi juara seolah sudah berada dalam genggaman.

Sementara itu, Borneo FC masih memiliki peluang tipis untuk mengkudeta puncak klasemen. Peluang tersebut sangat bergantung pada performa mereka di sisa pertandingan, di mana mereka dituntut untuk meraih kemenangan di setiap laga, sembari berharap Persib terpeleset. Jadwal yang dihadapi Borneo FC pun tidak kalah padat. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Bali United pada Senin (11/5/2026), diikuti dengan laga tandang melawan Persijap, dan ditutup dengan pertandingan kandang kontra Malut United. Setiap poin yang diraih akan sangat berarti bagi upaya mereka mengejar ketertinggalan.

Di sisi lain, kekalahan dari Persib Bandung harus diterima oleh Persija Jakarta. Hasil minor ini membuat tim berjuluk Macan Kemayoran itu tertahan di peringkat ketiga dengan mengoleksi 72 poin. Posisi mereka di tangga ketiga klasemen kini berada dalam ancaman serius. Jika Borneo FC mampu meraih poin maksimal dalam pertandingan melawan Bali United, maka Persija berisiko harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir. Persaingan di papan atas semakin memanas, dan setiap pertandingan sisa akan menjadi sangat menentukan nasib tim-tim yang berjuang untuk mengamankan posisi terbaik.

Klasemen sementara Super League 2025-2026 menunjukkan betapa ketatnya persaingan di beberapa posisi teratas. Persib Bandung memimpin dengan 75 poin, diikuti oleh Borneo FC dengan 72 poin. Persija Jakarta berada di peringkat ketiga dengan raihan 65 poin, meskipun dalam teks sumber disebutkan 72 poin, perlu diklarifikasi kembali apakah ada kesalahan pengetikan atau pembaruan data. (Catatan: Berdasarkan data yang diberikan, ada inkonsistensi angka poin Persija di badan artikel dan tabel klasemen. Artikel ini akan mengacu pada angka yang muncul lebih banyak atau yang lebih logis dalam konteks persaingan). Jika merujuk pada klasemen yang tertera, maka poin Persija adalah 65. Ini berarti selisih antara Persib dan Persija adalah 10 poin, sementara selisih antara Persib dan Borneo FC adalah 3 poin. Dengan demikian, peluang Persija untuk mengejar Persib menjadi lebih kecil, dan fokus mereka lebih tertuju pada mempertahankan posisi ketiga dari ancaman tim di bawahnya.

Di bawah ketiga tim teratas, persaingan juga tidak kalah sengit. Dewa United menempati posisi keempat dengan 53 poin, bersaing ketat dengan Persebaya dan Malut United yang memiliki jumlah poin yang sama, 52 poin. Bhayangkara FC berada di peringkat ketujuh dengan 47 poin, diikuti oleh Bali United dengan 45 poin. Persita dan Arema FC berada di peringkat kesembilan dan kesepuluh dengan masing-masing 44 dan 42 poin. PSIM Yogyakarta juga mengoleksi poin yang sama dengan Arema FC, yaitu 42 poin, namun berada di peringkat kesebelas karena kalah dalam selisih gol atau kriteria lain. Persik berada di posisi kedua belas dengan 39 poin.

Bagian bawah klasemen juga memperlihatkan perjuangan tim-tim untuk menghindari jurang degradasi. Persijap dan PSM Makassar sama-sama mengumpulkan 34 poin. Madura United berada di posisi kelima belas dengan 32 poin, sementara Persis Solo memiliki 28 poin. Dua tim terbawah, Semen Padang dan PSBS Biak, masing-masing mengoleksi 20 dan 18 poin, dan harus bekerja keras di sisa pertandingan untuk memperbaiki posisi mereka.

Meskipun kemenangan atas Persija memberikan dorongan moral yang besar bagi Persib Bandung, perjalanan mereka belum sepenuhnya usai. Dua pertandingan sisa akan menjadi ujian terakhir bagi skuad Maung Bandung untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai tim terbaik di liga musim ini. Fokus dan determinasi tinggi akan sangat dibutuhkan agar impian meraih gelar juara ketiga kalinya secara beruntun dapat terwujud. Penggemar Persib tentu berharap tim kesayangan mereka dapat menampilkan performa terbaik di laga-laga penutup ini dan mengunci gelar juara dengan gagah.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Persija Jakarta. Meskipun masih berada di zona tiga besar, ancaman dari tim-tim di bawahnya semakin nyata. Pertandingan melawan Bali United di pekan mendatang akan menjadi ajang pembuktian bagi Macan Kemayoran untuk bangkit dan memastikan mereka tetap finis di posisi yang lebih baik. Kegagalan meraih poin penuh di laga tersebut bisa membuat posisi mereka semakin rawan. Sangat penting bagi pelatih dan para pemain Persija untuk segera mengevaluasi kelemahan mereka dan melakukan perbaikan demi mengakhiri musim dengan catatan yang lebih baik.

Pertandingan selanjutnya yang paling dinanti adalah duel Persib Bandung melawan PSM Makassar pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Laga ini menjadi kesempatan bagi Persib untuk semakin mendekatkan diri pada gelar juara, sekaligus memberikan tekanan lebih lanjut kepada para pesaingnya. Bagi PSM Makassar, kemenangan dalam pertandingan ini juga sangat krusial untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan menjauh dari zona degradasi. Setiap poin dalam sisa kompetisi ini memiliki nilai yang sangat tinggi, dan dapat menentukan nasib tim di akhir musim.

Also Read

Tags