Perpisahan tak terhindarkan antara Joan Mir dan tim pabrikan Honda dalam kancah MotoGP telah menjadi kepastian. Keputusan monumental ini akan mengakhiri rentetan kerjasama mereka di penghujung musim 2026, sebuah langkah yang telah dikonfirmasi oleh pihak manajemen sang pebalap. Sumber informasi ini, yang pertama kali dilaporkan oleh Otomotif pada Jumat, 16 Mei 2026, menggarisbawahi sebuah babak baru yang akan dilalui oleh Juara Dunia MotoGP 2020 ini.
Paco Sanchez, sang manajer yang mengawal karier Mir, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan krusial ini. Ketiadaan kejelasan dari pihak Honda Racing Corporation (HRC) mengenai rencana jangka panjang menjadi pemicu utama. Sanchez menyatakan bahwa di sela-sela ajang balap di Jerez, Joan Mir telah secara tegas menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri ikatan dengan Honda di akhir musim berjalan. Sang pebalap, melalui manajernya, kini secara aktif mencari proyek balap yang menjanjikan untuk masa depannya.
Proses pencarian tim baru untuk Mir dilaporkan berjalan lancar, menunjukkan progres yang positif meskipun belum ada kesepakatan definitif yang terjalin. Sanchez mengungkapkan optimisme timnya dalam menemukan rumah baru bagi kliennya, namun ia juga menekankan bahwa hingga saat ini, belum ada kontrak resmi yang bisa diumumkan. "Kami membuat kemajuan yang cukup baik, tetapi belum menyelesaikan kesepakatan apa pun. Kami berharap bisa segera merampungkannya, tetapi untuk saat ini saya belum bisa mengonfirmasi apa pun lagi," ujar Sanchez, menegaskan bahwa spekulasi apa pun di luar konfirmasi resmi masih bersifat prematur.
Manajemen Mir sendiri telah menegaskan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Honda bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Tidak ada ruang untuk negosiasi perpanjangan kontrak, sehingga musim 2027 akan menandai era baru bagi Mir tanpa mengenakan seragam pabrikan asal Jepang tersebut. "Satu-satunya yang pasti, Joan tidak akan menjadi pebalap Honda pada 2027," tegas Sanchez, menutup pintu kemungkinan Mir untuk bertahan di tim yang telah dibelanya sejak awal musim 2023.
Situasi ini secara otomatis membatalkan potensi reuni Mir dengan mantan mentornya di Suzuki, Davide Brivio. Brivio, yang kini memimpin tim Trackhouse Racing, sempat dikabarkan menjadi salah satu target Honda untuk mengisi kursi kosong yang akan ditinggalkan oleh Mir. Namun, dengan keputusan Mir untuk hengkang, skenario reuni tersebut kini pupus.
Kini, sorotan utama tertuju pada potensi kepindahan Mir ke tim satelit Ducati, Gresini Racing, untuk musim 2027. Rumor ini semakin menguat, dan jika terealisasi, Mir berpeluang besar untuk kembali bekerja sama dengan Frankie Carchedi. Carchedi merupakan sosok kepala kru yang krusial dalam kesuksesan Mir meraih gelar juara dunia bersama Suzuki. Kehadirannya di garasi Gresini, yang telah mengawal talenta seperti Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez, hingga Fermin Aldeguer, bisa menjadi katalisator penting bagi performa Mir di tim baru.
Persaingan di bursa transfer pebalap MotoGP diprediksi akan semakin memanas. Gresini Racing sendiri diperkirakan akan mengalami perombakan susunan pembalap, salah satunya dengan potensi kepergian Alex Marquez yang santer dikabarkan akan bergabung dengan tim pabrikan KTM. Kekosongan yang ditinggalkan oleh Alex Marquez berpotensi diisi oleh talenta muda Moto2, Dani Holgado, yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengendarai motor Ducati Desmosedici milik tim Italia tersebut.
Nama Enea Bastianini sempat muncul dalam radar Gresini, namun performa impresifnya bersama KTM tampaknya akan membuat pabrikan Austria tersebut berupaya keras untuk mempertahankan jasanya.
Joan Mir bergabung dengan Honda pada awal musim 2023, menyusul keputusan Suzuki untuk mundur dari ajang MotoGP. Meskipun periode Mir bersama Honda diwarnai dengan tantangan, ia berhasil menunjukkan kualitasnya dengan meraih podium di Motegi dan Sepang pada musim sebelumnya. Pencapaian ini menjadi bukti ketangguhan dan potensi yang dimiliki Mir, bahkan di tengah masa-masa sulit yang dilalui pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut. Keputusannya untuk mencari petualangan baru menunjukkan ambisinya untuk kembali meraih performa terbaik dan bersaing di papan atas. Kepindahan ini juga menandai akhir dari era Mir bersama Honda, membuka lembaran baru yang penuh dengan ekspektasi dan tantangan di kancah balap motor paling prestisius di dunia.






