Ambisi Ganda Yamaha Racing Indonesia: Rebut Podium di Buriram ARRC 2026

Om Agan

Menyongsong gelaran seri kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) yang akan memanas di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada 8-10 Mei mendatang, tim Yamaha Racing Indonesia telah memancangkan kesiapan tempur penuh. Ambisi besar dicanangkan, yakni mengulang kembali prestasi gemilang tahun lalu dengan merenggut podium teratas di dua kelas yang berbeda, sebuah pencapaian yang menjadi tolok ukur kesuksesan di lintasan ikonik tersebut.

Performa yang kian diasah dan dukungan tim yang solid menjadi modal utama Yamaha Racing Indonesia untuk meneruskan tren positif di Buriram. Musim 2025 lalu, tim kebanggaan Merah Putih ini mencetak sejarah di kelas SS600 ARRC dengan Wahyu Nugroho yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi. Tak hanya itu, di kelas AP250, Candra Hermawan juga turut menorehkan namanya di jajaran podium, menandai debutnya yang impresif di musim penuh ARRC. Kenangan manis inilah yang diharapkan terulang kembali di sirkuit yang sama pada akhir pekan mendatang.

Lebih jauh ke belakang, pada seri pembuka yang digelar di Sepang pertengahan April lalu, semangat juang para rider Yamaha Racing Indonesia telah teruji. Candra Hermawan sukses membuktikan kapasitasnya dengan meraih podium ketiga, sementara Muhammad Fadhil Musyavi menunjukkan performa menjanjikan dengan menempati posisi kelima pada race kedua. Kendati demikian, kedua pembalap ini tidak lantas berpuas diri. Mereka bertekad untuk bangkit dan mengatasi segala kendala yang sempat menghambat laju mereka di race pertama, di mana keduanya belum berhasil menyelesaikan balapan. Fokus penuh kini diarahkan untuk memaksimalkan potensi di Buriram.

Sementara itu, Wahyu Nugroho dan M Faerozi, dua talenta muda yang juga memperkuat tim, telah menunjukkan persaingan ketat di barisan sepuluh besar pada seri Sepang. Meski demikian, keduanya menyadari bahwa masih ada ruang untuk peningkatan signifikan. Komitmen mereka untuk terus berjuang dan memperbaiki posisi di setiap balapan semakin menguat, dengan Buriram menjadi arena pembuktian selanjutnya. Keduanya bertekad untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi kompetisi Asia.

Kepala mekanik tim, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap peluang tim di Buriram. "Kami telah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa di seri sebelumnya. Ada beberapa catatan yang perlu kami perbaiki, terutama dalam hal konsistensi di setiap sesi balapan. Namun, saya yakin dengan kerja keras seluruh tim dan pembalap, kami bisa mencapai target podium ganda seperti tahun lalu. Sirkuit Buriram adalah salah satu sirkuit favorit para rider kami, dan kami punya catatan bagus di sana. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik bagi Indonesia," ujarnya.

Dukungan dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai sponsor utama terus menjadi pilar kekuatan bagi Yamaha Racing Indonesia. Division Manager PT YIMM, Antonius, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus membina talenta-talenta muda balap motor Indonesia agar mampu bersaing di kancah internasional. "Kami bangga melihat perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh para pembalap kami. ARRC adalah wadah yang sangat baik untuk mengasah kemampuan mereka dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Kami akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi teknis maupun non-teknis, agar mereka dapat meraih prestasi yang lebih gemilang lagi," ungkap Antonius.

Lebih lanjut, Antonius menambahkan bahwa keberhasilan di ARRC bukan hanya tentang kemenangan individu, tetapi juga tentang membangun mental juara dan profesionalisme yang tinggi. "Para pembalap kami tidak hanya dituntut untuk cepat di lintasan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi, belajar dari setiap kesalahan, dan bekerja sama sebagai sebuah tim. Pengalaman bertanding di sirkuit internasional seperti Buriram dan Sepang akan sangat berharga bagi perkembangan karir mereka ke depannya. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan setiap kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Dalam konteks persaingan di kelas SS600, Wahyu Nugroho akan kembali berhadapan dengan sejumlah nama besar pembalap Asia yang memiliki jam terbang tinggi. Namun, pengalaman dan performa yang terus menanjak dari Wahyu memberikan keyakinan bahwa ia mampu memberikan perlawanan sengit. "Saya merasa lebih percaya diri setelah seri Sepang. Ada beberapa hal yang masih perlu saya benahi, tapi saya yakin tim mekanik kami akan memberikan solusi terbaik. Saya akan berusaha keras untuk memberikan yang terbaik di Buriram, mengulang kembali kesuksesan tahun lalu. Dukungan dari seluruh rakyat Indonesia adalah motivasi terbesar saya," ujar Wahyu dengan semangat membara.

Di kelas AP250, persaingan diprediksi akan semakin memanas. Candra Hermawan dan Muhammad Fadhil Musyavi akan menjadi ujung tombak Yamaha Racing Indonesia. Keduanya memiliki potensi besar untuk meraih podium, namun mereka harus mampu mengatasi tekanan dan tampil konsisten di setiap race. "Target kami adalah podium, sebisa mungkin. Setelah seri Sepang, kami belajar banyak tentang bagaimana mengelola balapan dari awal hingga akhir. Kami akan fokus untuk tidak membuat kesalahan seperti di race pertama kemarin. Kami ingin menunjukkan bahwa Yamaha Racing Indonesia mampu bersaing di barisan terdepan," tegas Candra Hermawan.

Muhammad Fadhil Musyavi menambahkan, "Saya sangat antusias menyambut seri Buriram. Saya merasa ada peningkatan yang cukup baik dari performa saya. Saya akan memberikan 110% di setiap lap demi meraih hasil terbaik. Kami akan bekerja sama sebagai tim untuk mencapai tujuan bersama, yaitu podium."

Dengan persiapan yang matang, dukungan penuh dari Yamaha, dan semangat juang yang membara dari para pembalapnya, Yamaha Racing Indonesia optimis dapat mengulang sejarah kejayaan di ARRC Buriram 2026. Ambisi untuk meraih podium ganda menjadi bukti keseriusan tim dalam mewujudkan mimpi besar di kancah balap motor Asia.

Also Read

Tags