BYD Atto 3 Generasi Terbaru: Debut di Tiongkok dengan Peningkatan Menyeluruh

Ridwan Hanif

Produsen otomotif terkemuka, BYD, baru-baru ini menggebrak pasar domestik Tiongkok dengan peluncuran resmi Atto 3 generasi ketiga. Kendaraan listrik jenis crossover yang juga dikenal di pasar Indonesia ini hadir dengan serangkaian pembaruan komprehensif, menyentuh berbagai aspek mulai dari desain eksterior, tata letak interior, hingga peningkatan performa. Peluncuran yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) ini menandai evolusi signifikan bagi salah satu model andalan BYD.

Dalam upaya menarik konsumen, BYD mematok harga yang sangat kompetitif untuk Atto 3 generasi ketiga di Tiongkok. Pilihan harga mulai dari 119.900 yuan hingga 149.900 yuan, yang jika dikonversikan ke Rupiah dengan kurs 1 yuan setara Rp 2.213, berkisar antara Rp 265 jutaan hingga Rp 331 jutaan. Angka ini menunjukkan strategi BYD untuk menempatkan Atto 3 sebagai pilihan menarik di segmen SUV ringkas bertenaga listrik. Lebih lanjut, laporan dari Carnewschina.com menggarisbawahi bahwa model terbaru ini telah mengadopsi arsitektur e-Platform 3.0 Evo yang canggih, teknologi Blade Battery generasi kedua yang terkemuka, serta kemampuan pengisian daya yang dipercepat secara signifikan.

Dari sisi estetika, Atto 3 generasi terbaru ini tetap setia pada bahasa desain khas BYD yang dikenal sebagai "Dragon Face". Namun, sentuhan modern terlihat pada bagian depan yang kini tampil lebih datar, dipadukan dengan desain lampu depan yang lebih ramping dan agresif. Profil samping mobil diperkaya dengan kehadiran gagang pintu yang tersembunyi (semi-recessed door handles), memberikan kesan aerodinamis dan futuristik. Sementara itu, bagian belakang menampilkan lampu belakang LED bergaya full-width blade dengan pola anyaman yang unik, menambah kesan premium. Secara dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.770 mm. Kapasitas penyimpanan juga menjadi perhatian, terbukti dengan adanya bagasi depan elektrik berkapasitas 180 liter dan bagasi belakang yang luas dengan volume 750 liter.

Memasuki kabin, pengguna akan disambut oleh layar sentuh pusat berukuran besar yang mengambang (floating), menjadi pusat kendali sistem hiburan DiLink terbaru. Pengemudi akan dimanjakan dengan kemudi bergaya two-spoke yang modern, ditambah fitur head-up display untuk informasi berkendara yang mudah diakses. Tuas transmisi diposisikan secara ergonomis di kolom kemudi, dan fitur pengisian daya nirkabel (wireless charging) 50W kini tersedia untuk kemudahan mengisi daya perangkat elektronik. Kenyamanan penumpang baris depan ditingkatkan dengan jok elektrik yang dijuluki "Queen Seat", dilengkapi dengan fitur penopang kaki, ventilasi udara, dan pemanas. Inovasi kenyamanan lainnya mencakup keberadaan cool box, pemanas setir, sistem audio premium dengan 16 speaker, serta laci penyimpanan cerdas yang terintegrasi di bawah jok baris kedua.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Atto 3 versi terbaru ini mengandalkan konfigurasi penggerak roda belakang (rear-wheel drive) yang menawarkan performa lebih dinamis. Pilihan motor listrik yang tersedia hadir dalam dua varian tenaga, yakni 200 kW dan 240 kW. Pasokan energi untuk kedua varian motor listrik ini berasal dari Blade Battery generasi kedua yang hadir dalam dua pilihan kapasitas: 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Dengan kombinasi kapasitas baterai tersebut, Atto 3 generasi ketiga diklaim mampu menempuh jarak tempuh hingga 540 km untuk varian 57,5 kWh dan 630 km untuk varian 68,5 kWh, berdasarkan standar pengujian CLTC. Sektor kaki-kaki mobil ini mendapatkan peningkatan signifikan dengan penggunaan suspensi depan MacPherson Strut independen dan suspensi belakang multi-link (five-link). Sistem kontrol bodi canggih seperti DiSus-C, iTAC 2.0, dan Tyre Balance Control turut disematkan untuk memastikan stabilitas dan kenyamanan berkendara yang optimal di berbagai kondisi jalan.

Aspek keselamatan menjadi prioritas utama pada varian tertinggi Atto 3 generasi ketiga, yang dilengkapi dengan teknologi bantuan pengemudi canggih (Advanced Driver-Assistance Systems – ADAS) bernama DiPilot 300, yang juga dikenal dengan sebutan "God’s Eye B". Sistem keselamatan mutakhir ini mengintegrasikan teknologi Lidar, sebuah sensor canggih yang mampu memindai lingkungan sekitar dengan presisi tinggi, serta total 30 unit sensor radar yang tersebar di seluruh bodi mobil. Kombinasi sensor ini memungkinkan sistem untuk mendukung navigasi otonom di jalan tol maupun kawasan perkotaan, serta fitur parkir otomatis yang sangat akurat dan aman. Kehadiran sistem ADAS yang komprehensif ini menegaskan komitmen BYD dalam menyediakan kendaraan yang tidak hanya bertenaga dan nyaman, tetapi juga sangat aman bagi para penggunanya.

Also Read

Tags