Duka menyelimuti jajaran kepolisian Jawa Barat setelah dua personel Polres Cimahi gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. Pengabdian mereka terhenti di tengah upaya membantu penanganan bencana longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebuah lokasi yang sedang bergulat dengan dampak alam yang tak bersahabat.
Kedua anggota Polri tersebut adalah Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery. Mereka meninggal dunia akibat tertabrak truk milik TNI yang tengah membawa bantuan logistik untuk korban longsor. Insiden itu terjadi saat seluruh unsur di lapangan bekerja berpacu dengan waktu demi keselamatan warga terdampak.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Setiawan menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (24/1). Saat kejadian, para korban sedang menjalankan tugas pengamanan dan penanggulangan bencana di jalur yang sama dengan kendaraan pengangkut bantuan.
“Betul dua anggota kami yang terlibat dalam penanggulangan bencana, jadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Rudy.
Ia menuturkan, kedua personel tersebut kini telah dimakamkan. Atas dedikasi dan pengorbanan yang mereka tunjukkan, institusi Polri memberikan penghormatan tertinggi dengan menetapkan keduanya sebagai gugur dalam tugas. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat.
“Mereka dinyatakan gugur dalam tugas dan mereka memeroleh penghargaan dari bapak Kapolri dengan kenaikan pangkat satu tingkat,” kata Rudy.
Bagi institusi kepolisian, gugurnya dua anggota ini bukan sekadar kehilangan personel, melainkan hilangnya penjaga di garis depan yang mengorbankan keselamatan pribadi demi kepentingan masyarakat. Di tengah kondisi medan yang sulit dan situasi darurat, mereka tetap berdiri sebagai pengatur keamanan, menjadi perantara antara kekacauan dan ketertiban.
Kapolda Jabar juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta seluruh anggota Polri yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa meskipun insiden ini menorehkan luka, komitmen aparat untuk membantu penanganan bencana di Cisarua tidak akan surut.
“Seperti yang disampaikan oleh Kepala Basarnas, saat ini tim gabungan masih mengupayakan evakuasi dan pencarian korban. Identitas korban akan kami sampaikan setelah ditemukan dan dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Proses evakuasi korban longsor hingga kini masih menjadi prioritas utama. Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Basarnas, dan unsur terkait terus menyisir area terdampak meski dihadapkan pada cuaca yang tidak menentu serta kondisi medan yang rawan.
Sementara itu, peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa dua anggota Polri tersebut masih dalam penanganan aparat. Kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab serta kronologi lengkap insiden, termasuk faktor teknis dan situasi lapangan saat kejadian berlangsung.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap operasi kemanusiaan, terdapat risiko besar yang dihadapi para petugas. Di Cisarua, dua anggota Polri telah menuntaskan pengabdian terakhirnya—menjadi korban saat berusaha menyelamatkan korban lainnya.






