Munculnya Chery Q di pasar otomotif Indonesia menandai gelombang baru persaingan di segmen kendaraan listrik mungil. Kendaraan listrik asal Tiongkok ini sontak mencuri perhatian publik, bukan hanya karena label ramah lingkungannya, tetapi juga kemiripan visualnya yang mencolok dengan Wuling Binguo. Sekilas pandang, keduanya seolah hadir dari cetakan yang sama, mengusung gaya retro modern dengan siluet membulat dan sorot lampu berbentuk oval yang identik. Namun, di balik kesamaan tampilan tersebut, tersimpan perbedaan mendasar yang patut dikupas tuntas, mulai dari dimensi fisik, kecanggihan teknologi, hingga kapabilitas performa.
Dalam hal dimensi, Chery Q tampil lebih dominan dengan proporsi yang lebih lapang. Kendaraan ini memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.574 mm. Jarak sumbu roda atau wheelbase-nya pun mencapai 2.700 mm, memberikan indikasi ruang kabin yang lebih lega. Perbedaan ini secara langsung berimplikasi pada kenyamanan penumpang, terutama di baris belakang. Chery Q menawarkan ruang kaki selebar 977 mm dan ruang kepala 985 mm, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga yang menginginkan kenyamanan ekstra dalam perjalanan.
Sementara itu, Wuling Binguo memilih pendekatan yang lebih ringkas. Dengan panjang 3.950 mm, lebar 1.708 mm, dan tinggi 1.580 mm, serta wheelbase 2.560 mm, Binguo menawarkan kelincahan yang lebih superior di tengah kepadatan perkotaan. Ukurannya yang lebih kompak memudahkan manuver di jalan sempit dan proses parkir di ruang terbatas. Meskipun demikian, kelincahan ini tidak serta-merta mengorbankan fungsionalitas.
Di sisi interior, kedua mobil listrik ini mengadopsi filosofi desain minimalis namun dengan pendekatan yang berbeda. Chery Q mengusung konsep smart cockpit yang futuristik. Dasbornya dirancang dengan bentuk yang lebih tegas dan bersudut, dilengkapi dengan head unit yang fleksibel dan dapat disesuaikan. Keunggulan Chery Q terletak pada akomodasi penyimpanan barang yang melimpah. Total terdapat 38 kompartemen penyimpanan yang tersebar di seluruh kabin, ditambah kapasitas bagasi belakang yang impresif hingga 1.450 liter ketika kursi belakang dilipat. Keberadaan kompartemen penyimpanan depan sebesar 70 liter semakin menambah nilai praktisnya.
Berbeda dengan Chery Q, Wuling Binguo menyajikan tata letak kabin yang terinspirasi dari konsep "pulau terapung" pada konsol tengah. Perpaduan warna interior yang kontras menambah sentuhan estetika yang menarik. Dasbornya diperkaya dengan layar ganda berukuran 10,25 inci yang terintegrasi mulus dengan panel instrumen digital, menciptakan pengalaman berkendara yang modern dan informatif. Untuk urusan kenyamanan, Wuling Binguo dilengkapi jok kulit sintetis yang dapat diatur secara elektrik hingga enam arah untuk pengemudi. Jumlah kompartemen penyimpanan di kabinnya mencapai 15 unit, yang dinilai cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam aspek daya jelajah, Wuling Binguo menawarkan dua pilihan kapasitas baterai yang memberikan variasi jarak tempuh. Varian pertama, dengan baterai berkapasitas 31,9 kWh, mampu menempuh jarak hingga 333 km dalam sekali pengisian daya. Varian tertinggi, yang dibekali baterai 37,9 kWh, mampu melesat lebih jauh dengan jarak tempuh mencapai 410 km.
Chery Q, di sisi lain, mengandalkan baterai yang dirancang untuk memberikan jarak tempuh maksimal 400 km berdasarkan standar pengujian NEDC. Keunggulan utama Chery Q terletak pada efisiensi dan kecepatan pengisian dayanya. Mobil ini hanya membutuhkan waktu sekitar 16,5 menit untuk mengisi daya dari kondisi 30 persen hingga 80 persen, sebuah rekor yang mengesankan. Selain itu, Chery Q juga dibekali teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 6,6 kW, yang memungkinkan mobil ini berfungsi sebagai sumber listrik eksternal untuk berbagai kebutuhan.
Meski demikian, proses pengisian daya cepat pada Wuling Binguo membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama, berkisar antara 30 hingga 35 menit untuk mencapai pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen. Namun, data performa motor listrik Wuling Binguo diklaim lebih transparan dan spesifik untuk pasar domestik. Varian 333 km ditenagai oleh motor listrik bertenaga 50 kW atau setara 68 PS dengan torsi 150 Nm. Sementara itu, varian 410 km memiliki tenaga yang sama namun dengan torsi yang disesuaikan menjadi 125 Nm, demi mengoptimalkan efisiensi dan kecepatan puncak yang mencapai 130 km/jam.
Aspek keselamatan menjadi panggung pertarungan fitur yang menarik. Chery Q tampil agresif dengan menyematkan 20 fitur keselamatan aktif yang tergabung dalam sistem ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems), ditambah enam kantung udara (airbags). Fitur canggih lainnya meliputi Autonomous Parking Assist, kamera panorama HD 540 derajat, serta struktur bodi yang kokoh dengan 82 persen material baja berkekuatan tinggi.
Wuling Binguo, meskipun lebih fokus pada fitur keselamatan standar, tetap menawarkan perlindungan yang memadai. Kendaraan ini dilengkapi dengan Electronic Stability Control (ESC), sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution), Hill Hold Control, Auto Vehicle Hold, dan Cruise Control. Sistem kamera belakang juga menjadi fitur standar untuk membantu manuver parkir. Dalam hal pilihan warna eksterior, Wuling Binguo hadir dengan nuansa elegan, sementara Chery Q menawarkan palet warna yang lebih ekspresif, salah satunya adalah Dusk Purple.






