Persaingan di ranah laptop premium yang mengedepankan desain ramping dan performa tinggi kini semakin memanas. Dua raksasa teknologi, Asus dan Lenovo, secara resmi memperkenalkan lini produk terbarunya yang dirancang khusus untuk menantang eksistensi MacBook Neo di segmen harga yang kompetitif, yakni antara Rp10,7 juta hingga Rp13 juta. Langkah ini menandai pergeseran strategi para produsen untuk merebut pangsa pasar yang selama ini dikuasai oleh Apple.
Menurut laporan yang mengutip Suara, Asus berupaya keras mengukuhkan posisinya dengan meluncurkan Vivobook 16SE. Model ini diposisikan sebagai pesaing serius yang siap bersaing dalam perebutan pasar laptop tipis. Tak mau kalah, Lenovo turut meramaikan kancah persaingan dengan merilis jajaran laptop ultra-tipis yang diberi nama Lenovo Lecoo Air 2026, atau yang lebih dikenal sebagai Lenovo Air. Perangkat ini siap bertarung di kelas harga belasan juta rupiah, menawarkan alternatif menarik bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara portabilitas dan kinerja.
Lenovo, dalam peluncurannya, menghadirkan varian Lenovo Air dalam tiga pilihan ukuran layar yang berbeda, yaitu 13 inci, 14 inci, dan 15 inci. Varian yang paling mencuri perhatian adalah Lenovo Air 13. Model ini memukau dengan spesifikasi layar 13,3 inci yang tidak hanya tajam tetapi juga mulus berkat resolusi 2560×1600 piksel dan refresh rate 120Hz. Pengalaman visual yang ditawarkan diklaim mampu memberikan ketajaman dan kelancaran yang luar biasa, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan kualitas tampilan.
Meskipun pihak Lenovo secara jujur mengakui bahwa tingkat kecerahan layar matte anti-silau pada perangkat mereka sedikit di bawah standar layar Liquid Retina milik MacBook Neo, keunggulan lain tetap ditawarkan. Dukungan cakupan warna sRGB 100 persen dan tingkat kecerahan 400 nits dinilai sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan para kreator konten muda. Kualitas visual yang mumpuni ini dipadukan dengan performa yang stabil berkat penggunaan prosesor Intel Core 5 320. Dapur pacu ini didukung oleh memori RAM sebesar 16 GB dan media penyimpanan PCIe 4.0 berkapasitas 512 GB. Kombinasi ini memastikan kinerja yang andal bahkan saat menjalankan tugas-tugas berat, dengan manajemen daya yang efisien pada konsumsi 24W.
Bagi para pengguna yang menempatkan mobilitas sebagai prioritas utama, Lenovo menghadirkan varian Air 14. Laptop ini menawarkan desain yang sangat ramping dengan ketebalan hanya 12,95 mm dan bobot yang sangat ringan, yaitu 1 kg. Keunggulan mobilitas ini tidak mengorbankan performa. Lenovo Air 14 ditenagai oleh prosesor Core 5 315 yang terkenal hemat daya, namun tetap dibekali dengan RAM 12 GB. Kapasitas RAM ini bahkan lebih besar dibandingkan dengan RAM 8 GB yang ditawarkan pada MacBook Neo standar, memberikan keunggulan kompetitif tersendiri. Seluruh jajaran laptop tipis dari Lenovo ini dijadwalkan akan memulai masa pemesanan awal atau pra-pesan pada tanggal 26 Mei 2026. Diperkirakan, produk ini akan mulai memasuki pasar global dengan menggunakan nama seri IdeaPad, yang sudah dikenal luas oleh konsumen.
Di sisi lain, Asus tidak tinggal diam dalam persaingan ini. Mengutip informasi dari Notebookcheck, Asus secara agresif meramaikan kompetisi pasar dengan meluncurkan dua model terbarunya, yaitu Vivobook 14SE dan 16SE edisi 2026. Asus mengklaim bahwa panel layar yang mereka gunakan mampu memberikan pengalaman visual yang lebih tajam dan mulus, berkat penerapan layar berukuran 16 inci dengan refresh rate 144Hz. Perangkat teranyar dari Asus ini dipasarkan dengan harga yang cukup menarik, yaitu sekitar Rp13,01 juta untuk pasar Tiongkok. Dengan harga tersebut, Asus menawarkan paket fitur yang sangat lengkap, termasuk ketersediaan port USB-C dengan fitur Power Delivery. Fitur ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna dalam hal pengisian daya dan transfer data.
Selain menyasar segmen pengguna yang membutuhkan perangkat untuk produktivitas kerja, Asus juga menunjukkan perhatiannya terhadap para gamer. Untuk memanjakan para pemain gim, Asus meluncurkan ROG Strix G18, sebuah laptop gaming premium yang hadir dengan spesifikasi kelas atas. Perangkat ini dibekali dengan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan kartu grafis GPU RTX 5080, menjanjikan performa grafis yang luar biasa untuk pengalaman bermain gim yang imersif.
Lebih lanjut, Asus turut menyematkan teknologi layar Mini LED dengan refresh rate 240 Hz pada seri ROG ini. Komponen layar yang canggih ini diklaim mampu memastikan visual game terlihat sangat hidup dan dramatis. Tingkat kecerahan maksimal yang dapat dicapai mencapai 1.600 nit, memungkinkan detail gambar yang kaya dan kontras yang mendalam, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Dengan peluncuran lini produk yang beragam ini, Asus dan Lenovo menunjukkan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen di pasar laptop premium yang dinamis.






