Jalanan Ibukota Terjangkau: Menguak Daya Tarik Mitsubishi Mirage Bekas

Ridwan Hanif

Pasar mobil bekas segmen hatchback di perkotaan, terutama bagi mereka yang berburu kendaraan dengan bujet di bawah Rp 100 juta, kini semakin variatif. Tak hanya didominasi oleh kendaraan Low Cost Green Car (LCGC), namun muncul alternatif menarik yang menawarkan kualitas rakitan lebih superior. Salah satu kandidat kuat yang patut dipertimbangkan adalah Mitsubishi Mirage keluaran tahun 2012.

Berdasarkan informasi terkini, unit Mitsubishi Mirage bekas dari tahun produksi tersebut dapat ditemukan dengan harga yang sangat bersaing, bahkan ada yang dibanderol mulai dari kisaran Rp 65 jutaan. Angka ini tentu sangat menggoda, terutama jika melihat kapabilitas mesin yang diusungnya, yang seringkali berada di atas rata-rata mobil segmen sekelasnya yang dipasarkan sebagai kendaraan murah.

Keunggulan utama dari mobil mungil ini terletak pada jantung mekanisnya. Ditenagai oleh mesin berkapasitas 1.2 liter dengan kode seri 3A92, Mitsubishi Mirage dibekali konfigurasi tiga silinder segaris. Mesin ini telah mengadopsi teknologi DOHC (Double Over-Head Camshaft) yang menggerakkan 12 katup. Lebih dari itu, ia juga diperkaya dengan sistem pengaturan waktu katup variabel yang inovatif, sebuah ciri khas dari Mitsubishi yang dikenal dengan nama MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system). Teknologi ini berperan penting dalam mengoptimalkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar.

Sistem suplai bahan bakar menggunakan teknologi Multi-Point Injection (MPI), yang menyalurkan pasokan bahan bakar ke ruang bakar secara presisi. Dengan konfigurasi penggerak roda depan (Front-Wheel Drive/FWD), mesin ini mampu memuntahkan tenaga puncak sebesar 76 tenaga kuda (HP) pada putaran 6.000 rpm. Sementara itu, torsi maksimal yang dapat dihasilkan adalah sebesar 100 Newton meter (Nm) pada putaran 4.000 rpm. Kombinasi tenaga dan torsi ini menghasilkan responsivitas yang sangat memadai untuk menghadapi karakteristik lalu lintas perkotaan yang seringkali padat dan berhenti-jalan.

Dalam hal efisiensi konsumsi bahan bakar, Mitsubishi Mirage 2012 menunjukkan performa yang patut diacungi jempol. Untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, terutama saat menghadapi kemacetan yang intens, mobil ini mampu mencatatkan konsumsi bensin berkisar antara 11 hingga 13 kilometer per liter. Angka ini terbilang cukup baik untuk kendaraan dengan mesin berkapasitas tersebut.

Efisiensi bahan bakar semakin terasa signifikan ketika mobil ini diajak melakukan perjalanan jarak jauh, seperti melintasi jalan tol dengan kecepatan konstan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Mitsubishi Mirage mampu menembus angka konsumsi bahan bakar yang impresif, mencapai rentang 18 hingga 21 kilometer per liter. Capaian ini menjadikan Mirage sebagai pilihan yang ekonomis bagi para komuter jarak jauh maupun mereka yang sering bepergian keluar kota.

Di luar performa mesin, sektor kaki-kaki dari Mitsubishi Mirage juga dirancang dengan mempertimbangkan mobilitas perkotaan yang dinamis. Salah satu keunggulan utamanya adalah radius putar yang sangat kecil, hanya mencapai 4,4 meter. Dimensi yang ringkas dan kemampuan manuver yang lincah ini sangat membantu pengemudi saat melakukan putar balik di jalan yang sempit, maupun saat bermanuver mencari tempat parkir di area yang terbatas.

Kenyamanan berkendara turut menjadi poin penting yang ditawarkan oleh hatchback ini. Sistem suspensinya dikenal memiliki karakter yang empuk. Sifat bantingan yang lembut ini diklaim mampu meredam getaran dan guncangan dari permukaan jalan yang kurang rata dengan sangat baik. Bagi pengemudi yang mengutamakan rasa nyaman dan kelembutan saat berkendara, Mitsubishi Mirage menawarkan nilai tambah yang signifikan.

Meskipun telah berusia lebih dari satu dekade, desain eksterior Mitsubishi Mirage 2012 masih terlihat segar dan aerodinamis. Garis-garis bodi yang mengalir memberikan kesan modern yang tidak lekang oleh waktu. Untuk menunjang visibilitas saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk, mobil ini dilengkapi dengan sepasang lampu depan jenis halogen serta foglamp yang terintegrasi pada bagian bumper depan.

Pada varian GLX, Mitsubishi Mirage menggunakan pelek jenis alloy berukuran 14 inci. Sementara itu, untuk varian tertingginya, yaitu Exceed, dilengkapi dengan pelek alloy berukuran 15 inci yang memberikan tampilan sedikit lebih sporty.

Masuk ke dalam kabin, Mitsubishi Mirage dirancang untuk mengakomodir hingga lima orang penumpang. Desain interiornya memberikan ruang pandang yang cukup lapang, sehingga penumpang tidak merasa sesak. Kualitas material jok yang digunakan adalah fabric berkualitas baik, dilengkapi dengan headrest yang menambah kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Untuk kebutuhan hiburan dan informasi, kabin dilengkapi dengan unit Head Unit Double DIN standar. Sistem hiburan ini umumnya mendukung berbagai konektivitas seperti Radio, port USB, dan input Aux-in, serta pemutar CD/MP3. Pengaturan sistem pendingin ruangan (AC) menggunakan model kenop putar yang praktis dan mudah dioperasikan, memberikan kemudahan bagi pengemudi untuk mengatur suhu kabin sesuai keinginan.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, mulai dari efisiensi bahan bakar, kelincahan manuver, kenyamanan suspensi, hingga fitur-fitur interior yang fungsional, Mitsubishi Mirage 2012 bekas muncul sebagai pilihan hatchback perkotaan yang cerdas dan ekonomis. Kendaraan ini menjadi bukti bahwa tidak selalu harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan mobil yang andal dan nyaman untuk mobilitas sehari-hari di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Also Read

Tags