Kembalinya Gael Kakuta ke kancah internasional bersama Tim Nasional Republik Demokratik Kongo untuk Piala Dunia 2026 menjadi sorotan utama. Pemain yang telah menginjak usia 35 tahun ini, yang pernah berseragam Chelsea, secara resmi masuk dalam daftar 26 pemain yang akan membela negaranya di turnamen akbar sepak bola dunia tersebut. Pengumuman skuad ini menghadirkan kejutan, terutama mengingat minimnya penampilan Kakuta untuk tim nasional dalam dua tahun terakhir akibat cedera yang kerap membekapnya.
Nama Gael Kakuta memang kerap diasosiasikan dengan bakat besar sejak usia muda. Perjalanannya di dunia sepak bola profesional dimulai dengan gemilang di klub raksasa Inggris, Chelsea. Pada usia 17 tahun, ia berhasil menembus tim utama The Blues pada tahun 2008, sebuah pencapaian yang menggarisbawahi potensi luar biasa yang dimilikinya. Selama tiga tahun membela Chelsea, Kakuta mencatatkan 16 penampilan, namun periode ini juga diwarnai dengan serangkaian masa peminjaman ke enam klub berbeda, sebuah indikasi tantangan yang ia hadapi dalam menemukan konsistensi di level tertinggi. Kepindahannya ke Sevilla pada tahun 2015 dengan mahar 6 juta Euro menandai babak baru dalam kariernya, di mana ia terus menjelajahi berbagai kancah sepak bola Eropa.
Perjalanan karier Kakuta sungguh dinamis dan penuh warna. Ia tercatat pernah membela tidak kurang dari 15 klub berbeda yang tersebar di sembilan negara. Pengalaman luas ini, ditambah dengan kedalaman pengetahuannya tentang berbagai gaya permainan, menjadi aset berharga bagi timnas DR Kongo. Meskipun usianya tidak lagi muda, pengalaman dan visi bermain yang matang dari Kakuta diharapkan dapat memberikan arahan dan bimbingan bagi para pemain muda di dalam skuad. Kemampuannya dalam membaca permainan dan mendistribusikan bola bisa menjadi kunci untuk membuka pertahanan lawan.
Fakta bahwa Kakuta baru tampil dua kali untuk tim nasional dalam dua tahun terakhir, ditambah dengan riwayat cedera yang sempat membuatnya absen cukup lama, memang menimbulkan pertanyaan mengenai kebugaran dan kesiapannya. Namun, keputusan pelatih untuk tetap memanggilnya menunjukkan kepercayaan besar pada kualitas dan kontribusi yang bisa ia berikan, terlepas dari kondisi fisiknya. Pengalaman Kakuta dalam menghadapi tekanan turnamen besar juga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan.
Saat ini, Kakuta tengah memperkuat klub asal Yunani, Larissa, dengan kontrak yang dijadwalkan berakhir pada akhir Juni 2026. Keputusan untuk membela DR Kongo bukan tanpa alasan. Meskipun lahir di Lille, Prancis, dan sempat mewakili Prancis di level usia muda, Kakuta memilih untuk mewakili negara asal orang tuanya pada tahun 2017. Keputusan ini memperkaya pilihan timnas DR Kongo dengan pemain-pemain diaspora yang memiliki ikatan kuat dengan negara tersebut. Hingga kini, ia telah mengemas lima gol dari total 30 penampilan bersama tim nasional.
Kehadiran Kakuta dalam skuad juga menambah dimensi menarik pada komposisi timnas DR Kongo. Selain dirinya, ada pula nama Aaron Wan-Bissaka, yang sebelumnya memilih untuk mewakili Inggris, kini juga akan memperkuat lini pertahanan DR Kongo. Perpaduan antara pemain berpengalaman seperti Kakuta dan Wan-Bissaka dengan talenta-talenta muda diharapkan dapat menciptakan tim yang solid dan kompetitif di Piala Dunia 2026.
Berikut adalah daftar lengkap 26 pemain yang dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional Republik Demokratik Kongo dalam persiapan menghadapi Piala Dunia 2026:
Kiper:
- Timothy Fayulu (FC Noah)
- Lionel Mpasi (Le Havre)
- Mike Epolo (Standard Liege)
Bek:
- Aaron Wan-Bissaka (West Ham United)
- Gédéon Kalulu (AEL Limassol)
- Joris Kayembe (Genk)
- Arthur Masuaku (Lens)
- Steve Kapuadi (Widzew Łódź)
- Rocky Bushiri (Hibernian)
- Axel Tuanzebe (Burnley)
- Chancel Mbemba (Lille)
- Dylan Batubinsika (Larissa)
Gelandang:
- Noah Sadiki (Sunderland)
- Samuel Moutoussamy (Atromitos)
- Edo Kayembe (Watford)
- Nathan Mukau (Lille)
- Charles Pickel (Espanyol)
- Ngal’ayel Mukau Mbuku (Montpellier)
- Brian Cipenga (Castellón)
- Théo Bongonda (Spartak Moscow)
- Gaël Kakuta (Larissa)
Penyerang:
- Meschack Elia (Alanyaspor)
- Fiston Mayele (Pyramids)
- Cédric Bakambu (Real Betis)
- Simon Banza (Al Jazira)
- Yoane Wissa (Newcastle United)
Daftar ini menunjukkan keseimbangan antara pemain yang merumput di liga-liga Eropa dan pemain yang bermain di liga-liga lain, serta perpaduan antara pengalaman dan potensi. Keikutsertaan Gael Kakuta menjadi salah satu cerita paling menarik dalam skuad ini, membuka peluang bagi sang veteran untuk kembali bersinar di panggung terbesar sepak bola dunia. Perjalanan DR Kongo di Piala Dunia 2026 akan sangat dinantikan, dengan harapan bahwa kombinasi pengalaman dan semangat muda akan membawa mereka meraih prestasi terbaik.






