Lonjakan Kendaraan di Tol Cipali Jelang Lebaran 2025, Lalu Lintas Makin Padat

Rohmat

Arus kendaraan di ruas Tol Cipali dari arah ibu kota menuju Cirebon semakin padat pada Rabu malam, atau tepatnya lima hari sebelum Hari Raya Idulfitri 2025. Peningkatan volume lalu lintas ini menandakan meningkatnya pergerakan pemudik yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman.

“Per pukul 18.00 WIB terdapat 46.500 kendaraan yang melintasi Cikopo (dari Jakarta menuju Cirebon),” ujar Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, di Subang, Jawa Barat, Rabu.

Berdasarkan catatan pada pukul 18.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas mengalami lonjakan sebesar 77 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada hari sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya mobilitas pemudik yang memanfaatkan jalur tol sebagai rute utama perjalanan.

Sebaliknya, arus kendaraan yang melaju dari Cirebon ke arah Jakarta melalui Cikopo tercatat sebanyak 18.600 unit. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibandingkan dengan volume kendaraan pada jam yang sama sehari sebelumnya.

Menanggapi situasi ini, Ardam Rafif mengingatkan pengendara yang merasa kelelahan untuk memanfaatkan tempat peristirahatan yang tersedia di sepanjang jalur tol, seperti rest area atau gerbang tol terdekat. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Sementara itu, kepadatan lalu lintas juga terpantau di ruas Tol Jakarta-Cikampek, yang menjadi jalur utama penghubung menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengungkapkan bahwa sejak awal musim mudik Lebaran 2025, lonjakan kendaraan sudah mulai terasa di ruas tol tersebut.

Dalam periode H-10 hingga H-6 Lebaran 2025, PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 204.631 kendaraan bergerak menuju wilayah timur Transjawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Ria Marlinda menambahkan bahwa jumlah kendaraan yang melewati gerbang tol tersebut meningkat sebesar 48,8 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal, yang biasanya hanya sekitar 137.528 kendaraan.

Dengan meningkatnya arus mudik, para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kendala di perjalanan. Mengatur waktu keberangkatan serta memanfaatkan jalur alternatif bisa menjadi solusi untuk menghindari kemacetan parah di jalur utama.

Also Read

Tags

Leave a Comment