Kiprah impresif Inter Miami di Major League Soccer (MLS) terus berlanjut, kali ini dengan kemenangan dramatis yang diwarnai penampilan gemilang Lionel Messi. Bintang asal Argentina itu menjadi arsitek utama di balik keberhasilan timnya menaklukkan perlawanan sengit Cincinnati FC dalam laga tandang yang digelar di Stadion TQL, Kamis (14/5) pagi WIB. Pertandingan yang penuh jual beli serangan ini akhirnya berkesudahan dengan skor 5-3 untuk kemenangan tim tamu, sebuah hasil yang menunjukkan ketangguhan mental pasukan Inter Miami.
Sang megabintang, yang akrab disapa La Pulga, tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam terciptanya gol-gol lain. Laporan dari Detik Sport menguraikan bahwa Messi secara langsung terlibat dalam empat dari lima gol yang berhasil disarangkan Inter Miami ke gawang Cincinnati. Kehebohan pertandingan dimulai sejak menit ke-24 ketika Messi membuka keunggulan bagi timnya. Berawal dari sebuah momen krusial di lini pertahanan Cincinnati, di mana bek Matthew Miazga gagal melakukan sapuan bola dengan sempurna di area terlarang, Messi dengan sigap memanfaatkan celah tersebut. Ia langsung meluncurkan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Cincinnati, membawa Inter Miami unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Cincinnati FC berhasil merespons dengan cepat dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menjelang babak pertama usai. Gol balasan dicetak melalui eksekusi penalti oleh Kevin Denkey. Meskipun kiper Inter Miami, Dayne St. Clair, mampu menebak arah tendangan, namun kekuatan dan akurasi Denkey membuat bola tetap bersarang di gawangnya.
Memasuki paruh kedua pertandingan, tuan rumah berhasil membalikkan keadaan dan unggul 2-1. Gol kedua Cincinnati dicetak oleh Pavel Bucha, yang berhasil memanfaatkan umpan matang dari Bryan Ramirez Leon. Gol tersebut seolah menjadi ancaman bagi Inter Miami untuk kehilangan momentum. Akan tetapi, keunggulan tuan rumah tak berlangsung lama. Lionel Messi kembali unjuk gigi dan mencetak gol penyama kedudukan, mengembalikan asa bagi timnya. Gol kedua Messi tercipta melalui sebuah skema serangan balik yang dieksekusi dengan apik. Rodrigo De Paul mengirimkan umpan silang mendatar dari sisi kanan penyerangan, yang kemudian disambut dengan tendangan akurat oleh Messi ke sudut gawang yang dijaga Roman Celentano.
Pertandingan semakin memanas dengan drama yang terus berlanjut. Pada menit ke-64, Evander kembali membawa Cincinnati unggul 3-2. Keadaan ini kembali menekan Inter Miami untuk mencari celah. Namun, tim tamu menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Pada menit ke-79, Mateo Silvetti berhasil mencetak gol penyeimbang kedudukan menjadi 3-3. Gol ini tercipta berkat assist dari Lionel Messi, yang kembali menunjukkan perannya sebagai pengatur serangan.
Momentum berbalik sepenuhnya untuk Inter Miami pada menit ke-84. Berawal dari sebuah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Messi, bola liar hasil antisipasi pertahanan Cincinnati yang kurang sempurna berhasil dimanfaatkan oleh German Berterame. Ia sukses mengkonversi bola pantulan menjadi gol keempat bagi Inter Miami, membuat skor berubah menjadi 4-3.
Kemenangan Inter Miami akhirnya terkunci dua menit sebelum waktu normal berakhir. Lionel Messi menjadi penutup kemenangan gemilang timnya dengan gol kelimanya. Dalam sebuah upaya serangan, tendangan Messi sempat membentur tiang gawang dan kemudian mengenai badan kiper lawan sebelum akhirnya memantul masuk ke dalam gawang. Gol ini memastikan kemenangan Inter Miami dengan skor akhir 5-3, sebuah bukti dominasi dan ketangguhan tim yang dipimpin oleh salah satu pemain terbaik dunia ini. Penampilan Messi yang melibatkan gol dan assist ini tidak hanya membawa kemenangan bagi timnya, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai motor serangan utama yang tak tergantikan di MLS. Keberhasilan Inter Miami dalam membalikkan keadaan dari ketertinggalan menunjukkan kualitas mental dan strategi tim yang patut diacungi jempol, terutama ketika menghadapi tekanan di kandang lawan. Performa Messi di pertandingan ini menjadi sorotan utama, menegaskan statusnya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap. Kemenangan ini juga menjadi modal berharga bagi Inter Miami dalam upaya mereka meraih kesuksesan di kompetisi MLS musim ini.






