Klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, mengumumkan perubahan signifikan dalam komposisi pemainnya menjelang musim baru. Setelah menyelesaikan periode satu musim di Liga Malaysia, tim berjuluk "The Wasps" ini memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan penyerang muda Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. Keputusan ini sekaligus mengindikasikan kembalinya Sananta ke tanah airnya, Indonesia.
Pernyataan resmi yang dirilis oleh DPMM FC mengkonfirmasi bahwa masa bakti pemain yang berasal dari Lingga tersebut telah usai. Selama satu musim penuh membela panji DPMM FC, Sananta telah memberikan kontribusi berarti di lini depan tim, meskipun harus berjuang keras dalam persaingan dengan para pemain asing lainnya yang mengisi skuad. Kehadirannya memang menjadi angin segar bagi lini serang tim.
Berdasarkan catatan yang dihimpun, Ramadhan Sananta tercatat telah mengenakan seragam DPMM FC dalam 16 pertandingan di ajang domestik. Dalam setiap penampilannya, mantan penggawa Persis Solo ini berhasil mengukir dua gol. Angka tersebut menunjukkan dedikasi dan kemampuannya dalam mencetak angka, meskipun ia tidak selalu menjadi pilihan utama.
Meskipun kontraknya tidak dilanjutkan untuk musim mendatang, manajemen DPMM FC memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh Ramadhan Sananta. Pihak klub juga menyampaikan harapan besar agar Sananta dapat meraih kesuksesan lebih lanjut dalam babak baru karier sepak bolanya. Komitmen dan etos kerja Sananta selama di Brunei diapresiasi sebagai modal berharga.
Menariknya, DPMM FC tidak menutup sepenuhnya pintu kemungkinan untuk menjalin kerjasama kembali dengan Ramadhan Sananta di masa depan. Mengingat usianya yang masih tergolong muda dan potensinya yang dianggap masih berkembang, klub berencana untuk terus memantau perjalanan kariernya di klub baru yang akan dibelanya di Indonesia. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Sananta masih masuk dalam radar pemantauan klub.
Manajemen DPMM FC secara eksplisit menyatakan, "DPMM akan terus memantau perkembangannya saat bermain di klub lain, dan mungkin dalam beberapa tahun ke depan, karena ia masih muda, DPMM akan merekrutnya jika ia berkembang dengan baik." Pernyataan ini menunjukkan pandangan jangka panjang klub terhadap talenta muda Indonesia tersebut.
Sebagai respons atas kepergian Ramadhan Sananta dan sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim, DPMM FC bergerak cepat di bursa transfer. Klub telah meresmikan kedatangan pemain Indonesia lainnya, yaitu Muhammad Toha. Mantan kapten Persita Tangerang ini dipastikan akan memperkuat lini pertahanan DPMM FC untuk musim Liga Super Malaysia 2026/2027.
Keputusan mendatangkan Muhammad Toha merupakan langkah taktis dari DPMM FC untuk menambal kekuatan di sektor pertahanan. Toha diproyeksikan akan mengisi posisi bek kanan dalam skema permainan yang akan diterapkan oleh pelatih DPMM FC. Ia dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan posisi utama dengan pemain bertahan lokal yang sudah ada, Yura Indera Putera, serta pemain rekrutan baru lainnya yang berasal dari Malaysia.
Sebelumnya, Muhammad Toha dikenal sebagai pemain yang loyal dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, terbukti dengan perannya sebagai kapten di Persita Tangerang. Pengalamannya di kancah sepak bola Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi DPMM FC di Liga Super Malaysia. Kehadirannya menambah dimensi baru pada lini belakang tim.
Persaingan di lini pertahanan DPMM FC diprediksi akan semakin ketat dengan kedatangan Muhammad Toha. Ia akan berhadapan langsung dengan pemain-pemain berkualitas lainnya yang juga berebut tempat di tim inti. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Toha untuk membuktikan kemampuannya di level yang lebih tinggi.
Manajemen DPMM FC dalam keterangannya menambahkan, "Ia pernah menjadi kapten Persita Tangerang FC dan akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan dengan Pg Yura Indera Putera dan pemain baru yang menjanjikan, mantan pemain KL City Declan Lambert di klub tersebut pada musim mendatang." Pernyataan ini menegaskan bahwa Toha akan menghadapi kompetisi internal yang sehat untuk mendapatkan menit bermain.
Perombakan skuad ini menunjukkan ambisi DPMM FC untuk terus bersaing di papan atas Liga Malaysia. Dengan melepas satu pemain dan merekrut pemain baru, klub ini berupaya untuk meremajakan tim dan menambah kekuatan di berbagai lini. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun tim yang solid dan kompetitif.
Perjalanan Ramadhan Sananta di DPMM FC, meskipun terbilang singkat, memberikan pengalaman berharga baginya. Kini, dengan kembalinya ke Indonesia, publik sepak bola tanah air menantikan gebrakan selanjutnya dari penyerang muda potensial ini. Sementara itu, kehadiran Muhammad Toha di DPMM FC diharapkan dapat memperkokoh pertahanan tim dan memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian klub di musim mendatang. Pergantian pemain ini menjadi bukti dinamisnya bursa transfer sepak bola dan upaya berkelanjutan klub untuk beradaptasi dan berkembang.






