Perjalanan epik Yamaha Maxi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 kembali mengukir jejaknya, kali ini merambah sejauh 400 kilometer melintasi dua provinsi, dari hiruk pikuk Jakarta hingga keindahan alam Lampung. Rangkaian touring yang berlangsung pada 8 hingga 11 Mei 2026 ini bukan sekadar adu kencang mesin skutik Maxi Yamaha, melainkan sebuah misi penjelajahan mendalam untuk mengungkap potensi wisata dan kekayaan budaya yang tersembunyi di Bumi Ruwa Jurai, sebutan akrab untuk Provinsi Lampung.
Rute yang dipilih sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman yang kaya dan beragam bagi para peserta. Perjalanan dimulai dari dealer Yamaha Mekar Veteran di Bintaro, sebuah titik awal yang strategis sebelum rombongan menuju Pelabuhan Merak. Di sinilah petualangan lintas pulau sesungguhnya dimulai, dengan menyeberangi Selat Sunda menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan. Begitu menginjakkan kaki di tanah Lampung, para penjelajah Maxi Yamaha langsung disuguhkan pesona ikonik Menara Siger, sebuah monumen megah yang menjadi gerbang Pulau Sumatera. Tidak berhenti di situ, keindahan alam pesisir Pantai Pasir Putih dan lanskap Sabana Gunung Rajabasa yang memukau menjadi destinasi selanjutnya, menawarkan panorama hijau nan asri yang menyejukkan mata.
Lintasan yang dilalui selama touring ini memberikan ujian tersendiri bagi para pengendara. Kondisi jalan yang bervariasi, mulai dari permukaan beton yang mulus, tikungan tajam yang menantang kelincahan motor, tanjakan curam yang menguji performa mesin, hingga area yang mengalami kerusakan jalan, semuanya menjadi bagian dari pengalaman yang tak terlupakan. Di kawasan Sabana Gunung Rajabasa, peserta seolah dibawa masuk ke dalam lukisan alam pedesaan yang damai, dengan hamparan rumput hijau luas yang membentang sejauh mata memandang, menciptakan suasana yang begitu menyegarkan dan menenangkan.
Usai menikmati keindahan sabana, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dermaga Canti. Di dermaga yang tenang ini, para peserta mengambil waktu istirahat sembari menyaksikan keindahan fenomena matahari terbenam yang memancarkan gradasi warna jingga keemasan di ufuk barat. Momen senja yang syahdu ini juga dimanfaatkan untuk mencicipi berbagai hidangan kuliner khas Lampung yang kaya rasa, sebelum akhirnya rombongan bergerak menuju pusat Kota Bandar Lampung.
Hari pertama dari rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sebuah pemandangan spektakuler. Para peserta berkesempatan menikmati panorama malam Kota Bandar Lampung dari ketinggian Puncak Bukit Randu. Gemerlap lampu kota yang bertaburan menciptakan pemandangan yang memukau, memberikan perspektif baru tentang keindahan kota yang baru saja mereka jelajahi.
Memasuki hari kedua, fokus petualangan bergeser ke wilayah Pesawaran, sebuah area yang kaya akan pesona bahari. Tujuannya adalah Pulau Pahawang, sebuah surga tersembunyi yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya yang memukau. Para peserta diajak untuk menyelami keajaiban alam bawah laut melalui kegiatan eksplorasi di Taman Bawah Laut Nemo, sebuah area yang menjadi rumah bagi berbagai jenis biota laut yang eksotis. Selain itu, pesona Cukuh Bedil dan keindahan Pulau Kelagian Besar juga menjadi bagian dari agenda penjelajahan bahari di hari kedua ini.
Namun, Yamaha Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 tidak hanya sekadar tentang penjelajahan dan rekreasi. Misi pelestarian lingkungan juga menjadi salah satu pilar penting dalam setiap etape yang dijalani. Di wilayah pesisir Lampung Selatan, para peserta turut serta dalam aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam bibit pohon mangrove. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Yamaha dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim.
Memasuki hari ketiga, agenda kegiatan berlanjut dengan sebuah acara kebersamaan yang hangat, yaitu community gathering di Sanggar Beach, Kalianda. Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati Lampung Selatan, Bapak M. Syaiful Anwar. Beliau memberikan sambutan hangat kepada rombongan di Kantor Bupati dan bahkan turut serta dalam sesi city ride mengelilingi kota, menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan.
Dalam kesempatan yang sama, Yamaha juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan inovasi terbarunya, sebuah aplikasi digital bernama Yamaha Motor ON (Y-ON). Platform terintegrasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna sepeda motor Yamaha. Y-ON berfungsi sebagai pusat kendali yang menggabungkan berbagai fitur dari aplikasi pendahulu, seperti Y-Connect yang menawarkan konektivitas pintar dengan kendaraan, dan My Yamaha Motor yang menyediakan berbagai layanan pendukung bagi pemilik motor Yamaha. Kehadiran aplikasi ini menandai komitmen Yamaha untuk terus berinovasi dalam menghadirkan teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Etape Lampung dalam Yamaha Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 ini secara resmi ditutup pada hari keempat dengan perjalanan kembali dari Bakauheni menuju Gading Serpong. Perjalanan yang dilalui bersama Journalist Maxi Community ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan di Pulau Sumatera. Namun, semangat penjelajahan tidak berhenti di sini, karena MTBN 2026 dijadwalkan akan berlanjut ke etape keempat yang akan kembali menjelajahi keindahan dan kekayaan Pulau Jawa. Petualangan Maxi Yamaha ini terus membuktikan diri sebagai ajang yang tidak hanya menyajikan sensasi berkendara yang memacu adrenalin, tetapi juga membuka wawasan tentang keindahan alam, kekayaan budaya, dan pentingnya pelestarian lingkungan di seluruh penjuru Nusantara.






