Prabowo Sampaikan Penyesalan Mendalam kepada Orang Tua Affan Kurniawan

Sahrul

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang kehilangan nyawa setelah terlindas kendaraan taktis milik Brigade Mobil (Brimob) Polri. Di tengah kesedihan mendalam itu, Presiden Prabowo Subianto hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan bela sungkawa langsung kepada keluarga korban.

Kedatangan orang nomor satu di negeri ini terekam dalam video yang dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Dalam rekaman tersebut, terlihat Prabowo dengan wajah sendu menghampiri kedua orang tua almarhum—Zulkifli, sang ayah, serta Erlina, ibunda Affan. Kehadiran Prabowo seakan menjadi pelipur lara di tengah kehilangan yang begitu menyayat hati.

Tangis dan Penyesalan

Zulkifli, ayah Affan, mengaku terkejut atas kehadiran Prabowo di rumah duka. “Nggak nyangka bapak bisa ke sini,” ucapnya lirih, menggambarkan rasa haru sekaligus tak percaya bahwa seorang presiden menyempatkan waktu untuk datang langsung.

Sementara itu, Erlina tak kuasa membendung air mata. Kesedihan mendalam membuatnya hanya bisa mengungkapkan kalimat sederhana, namun penuh makna, “… Anak saya udah nggak ada pak,” ucapnya sembari menangis. Kehilangan anak baginya bagaikan kehilangan separuh jiwa, sebuah luka yang sulit disembuhkan oleh waktu.

Di hadapan mereka, Prabowo dengan tulus mengucapkan kata-kata belasungkawa. “Saya belasungkawa ya. Baik-baik ya,” tutur Prabowo kepada Zulkifli. Ia kemudian beralih ke Erlina dan menambahkan dengan nada penuh empati, “Ibu baik-baik Ibu ya. Saya belasungkawa ya. Saya juga sangat menyesal.”

Doa untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Dalam percakapan singkat namun sarat makna itu, Prabowo juga menanyakan tentang jumlah anak yang dimiliki Zulkifli. Sang ayah menjawab, “Kebetulan dua, tiga sama almarhum.” Jawaban itu semakin menegaskan bahwa Affan bukan sekadar kehilangan bagi orang tua, tetapi juga menyisakan ruang kosong dalam lingkaran keluarga.

Prabowo kemudian kembali menegaskan rasa belasungkawanya kepada Erlina. “Ini ibunya ya? Ibu saya turut berbelasungkawa. Iya saya doakan ibu juga baik-baik ya bu,” ucapnya. Kata-kata itu seakan menjadi doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan berat ini.

Simbol Kepedulian

Kunjungan Prabowo ke rumah duka tidak hanya dipandang sebagai bentuk penghormatan bagi Affan, tetapi juga melambangkan kepedulian negara terhadap rakyat kecil. Dalam kesedihan yang begitu dalam, kehadiran seorang presiden di tengah keluarga korban ibarat cahaya kecil yang mencoba menembus kegelapan duka.

Meskipun tidak bisa mengembalikan nyawa Affan, kedatangan Prabowo memberi pesan kuat bahwa penderitaan keluarga tersebut bukan hanya dirasakan oleh mereka sendiri, melainkan juga menjadi luka bangsa. Kata-kata “Saya juga sangat menyesal” yang dilontarkan Prabowo menjadi bukti bahwa tragedi ini meninggalkan bekas mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi pemimpin negeri.

Also Read

Tags