Persib Bandung menatap laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 melawan Persija Jakarta dengan keyakinan tinggi, berkat catatan impresif yang belum pernah terkalahkan dari rival bebuyutannya dalam tiga musim terakhir. Pelatih Bojan Hodak optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut saat kedua tim bersua di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026. Pertemuan sarat gengsi ini selalu menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air, dan kali ini, Maung Bandung datang dengan bekal superioritas yang patut diperhitungkan.
Secara statistik, Persib Bandung telah menunjukkan dominasi yang jelas atas Persija Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Tiga musim tanpa kekalahan menjadi bukti nyata konsistensi performa dan mentalitas juara yang ditanamkan oleh tim pelatih. Marc Klok dan rekan-rekannya tentu bertekad untuk mempertahankan rekor emas ini, sekaligus memberikan kado kemenangan bagi para pendukungnya yang selalu setia. Catatan tak terkalahkan ini bukan sekadar angka, melainkan menjadi sumber motivasi ekstra bagi skuad Persib untuk kembali menunjukkan taringnya.
Bojan Hodak, juru taktik asal Kroasia, menyatakan bahwa keberhasilan Persib dalam menjaga rekor positif melawan Persija tidak terlepas dari permainan kolektif yang solid dan daya juang tinggi yang ditunjukkan para pemainnya. Ia menekankan bahwa konsistensi dalam menjaga standar permainan dan kemampuan untuk bangkit di saat-saat krusial menjadi kunci utama keberhasilan timnya. "Ini adalah keuntungan besar bagi kami, bahwa dalam tiga tahun terakhir kami selalu berhasil menghindari kekalahan saat berhadapan dengan Persija. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meneruskan momentum ini di pertandingan nanti," ungkap Hodak, mengutip pernyataan resminya dari laman klub.
Meskipun memiliki keunggulan statistik yang signifikan, Bojan Hodak tidak serta-merta merasa besar kepala. Ia secara tegas mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga kewaspadaan dan tidak meremehkan kekuatan Persija. Menurutnya, Macan Kemayoran di musim ini telah mengalami peningkatan kualitas skuad yang patut diwaspadai, terutama setelah mendatangkan beberapa amunisi baru yang berpotensi merepotkan pertahanan Persib. "Kami harus tetap waspada. Persija musim ini tampil lebih kuat dengan kedalaman skuad yang semakin baik. Mereka akan berjuang keras," tambahnya.
Pertandingan klasik antara Persib dan Persija selalu memiliki arti lebih dari sekadar tiga poin. Faktor rivalitas abadi antara kedua tim memastikan bahwa laga ini akan berlangsung dengan tensi tinggi dan semangat juang yang membara dari kedua kubu. Apalagi, jelang akhir musim seperti saat ini, kedua tim sama-sama membutuhkan poin krusial untuk mengamankan posisi mereka di klasemen. Persib berambisi mengunci rekor kemenangan, sementara Persija tentu ingin memutus tren negatif dan membuktikan diri mampu bersaing.
Hodak menyadari bahwa setiap pertandingan memiliki dinamikanya sendiri dan segala sesuatu bisa terjadi di atas lapangan hijau. Namun, ia menegaskan bahwa Persib memiliki determinasi kuat untuk mempertahankan dominasi mereka dan meraih hasil terbaik dari Samarinda. "Segala kemungkinan bisa terjadi dalam sebuah pertandingan. Tapi kami memiliki tekad yang sangat kuat untuk menjaga catatan positif ini dan membawa pulang poin penuh dari Samarinda," tegas Hodak. Ambisi untuk tetap tak terkalahkan atas Persija dan mengamankan tiga poin menjadi motivasi utama tim kebanggaan Bobotoh ini.
Kehadiran Persib dan Persija di Stadion Segiri, Samarinda, diprediksi akan tetap membangkitkan atmosfer panas khas duel klasik, meskipun pertandingan ini dimainkan jauh dari kedua kota basis suporter mereka. Aura persaingan yang membuncah, ditambah dengan keinginan untuk saling mengalahkan, akan membuat pertandingan ini layak dinantikan. Bojan Hodak dan pasukannya siap menghadapi tantangan ini dengan kepercayaan diri yang telah dibangun dari rekor tak terkalahkan yang mengesankan. Mereka akan berupaya keras untuk tidak hanya melanjutkan dominasi, tetapi juga memberikan penampilan terbaik demi meraih kemenangan yang telah diidamkan.
Performa Persib di bawah komando Bojan Hodak memang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kemenangan demi kemenangan, termasuk atas rival utama mereka, Persija, menjadi bukti nyata bahwa tim ini memiliki fondasi yang kuat. Strategi yang matang, kedisiplinan pemain, dan kemampuan untuk bermain lepas tanpa beban menjadi faktor penentu. Rekor superior ini bukan hanya sekadar catatan sejarah, tetapi juga menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi Persib dalam menghadapi setiap pertandingan, termasuk duel krusial melawan Persija.
Pertandingan di Samarinda ini menjadi ujian lanjutan bagi Persib untuk membuktikan bahwa performa apik mereka bukanlah kebetulan. Dengan rekor tak pernah kalah dari Persija dalam tiga tahun terakhir, Bojan Hodak tentu memiliki kepercayaan diri yang besar. Namun, ia juga sadar bahwa Persija akan datang dengan motivasi tinggi untuk mematahkan tren negatif tersebut. Ini adalah laga yang menjanjikan tontonan menarik, penuh drama, dan tentu saja, penuh dengan ambisi dari kedua belah pihak untuk meraih kemenangan. Persib, dengan modal superioritas historisnya, akan berjuang keras untuk menjaga tahta mereka dan membuktikan bahwa mereka memang pantas menjadi yang terbaik dalam duel klasik ini.






