Yogyakarta Sambut Era Kendaraan Listrik: Indomobil Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan dengan Jaminan Purnajual Inovatif

Ridwan Hanif

PT Indomobil Emotor Internasional, berkolaborasi dengan Sumber Baru Group, mengambil langkah signifikan untuk merajut masa depan mobilitas di Yogyakarta. Melalui partisipasi dalam ajang Indomobil Expo 2026 yang digelar di Atrium Mini Pakuwon Mall Yogyakarta pada tanggal 14 hingga 17 Mei 2026, perusahaan memamerkan jajaran lengkap kendaraan listrik unggulannya. Puncak perhatian dalam pameran ini tertuju pada peluncuran varian QT Pro, sebuah mahakarya teknologi ramah lingkungan yang menawarkan kemampuan jelajah impresif hingga 140 kilometer, dirancang khusus untuk menyentuh hati masyarakat setempat.

Strategi ekspansi ini bukan tanpa alasan. Yogyakarta, dengan masyarakatnya yang dinilai terbuka terhadap perkembangan teknologi mutakhir, menjadi medan yang subur bagi adopsi solusi mobilitas hijau. Kehadiran Indomobil eMotor di kota pelajar ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk memperkuat dominasi pasar kendaraan listrik nasional. Berbagai model yang dihadirkan telah disesuaikan secara cermat dengan karakteristik unik medan jalanan Indonesia, memastikan performa optimal dan kenyamanan maksimal bagi penggunanya.

Pius Wirawan, selaku CEO PT Indomobil Emotor Internasional, menegaskan betapa vitalnya pasar Yogyakarta bagi perjalanan perusahaan. Ia menggarisbawahi besarnya antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap inovasi mobilitas modern. Sejak tahun lalu, Indomobil eMotor telah secara bertahap memperkenalkan serangkaian produk yang menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, mulai dari Adora, Tyranno, Sprinto, hingga seri QT. Pius Wirawan menjelaskan bahwa seluruh lini produk ini dirancang dengan mempertimbangkan model, fitur, dan kelengkapan yang selaras dengan kondisi geografis dan preferensi masyarakat Indonesia. "Peluncuran seluruh jajaran produk Indomobil eMotor di Yogyakarta merupakan manifestasi upaya kami untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat dan menyediakan solusi mobilitas yang benar-benar sesuai dengan tuntutan konsumen masa kini," ungkap Pius Wirawan. Ia menambahkan bahwa sejak tahun lalu, Indomobil eMotor telah memperkenalkan Adora, dilanjutkan oleh Tyranno, Sprinto pada GJAW 2025, dan puncaknya adalah QT serta QT Pro di IIMS 2026. "Setiap produk kami diciptakan dengan desain, fitur, dan kelengkapan yang dirancang khusus untuk mencerminkan karakter jalanan dan kebutuhan riil masyarakat," tegasnya.

Menjawab keraguan yang kerap menghantui publik mengenai nilai jual kembali kendaraan listrik yang konon rendah, pihak manajemen Indomobil eMotor dengan tegas membantahnya. Pius Wirawan mengklaim bahwa pasar kendaraan listrik bekas justru menunjukkan tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Fenomena ini terjadi karena melimpahnya konsumen yang memburu unit seken berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. "Ada pandangan umum yang menyatakan bahwa harga jual kembali motor listrik akan anjlok. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Pasar motor listrik bekas justru sangat diminati karena banyak konsumen yang mendambakan motor listrik baru namun terkendala anggaran, sehingga mereka beralih mencari unit bekas berkualitas," papar Pius Wirawan.

Lebih jauh, efisiensi dalam aspek perpajakan turut menjadi daya tarik finansial yang ditawarkan kepada para calon konsumen. Biaya administrasi untuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan listrik dilaporkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan motor konvensional. Pemberian informasi ini bertujuan untuk meyakinkan para pembeli potensial mengenai keuntungan finansial jangka panjang yang dapat mereka raih dengan beralih ke kendaraan listrik. "Jika kita mencermati rincian pada STNK, komponen seperti SWDKLLJ dan PKB pada motor listrik adalah nol. Biaya administrasi yang dikenakan pun sangat minim, hanya sekitar Rp35.000," jelas Pius Wirawan.

Isu mengenai masa pakai baterai, yang kerap menjadi sumber kekhawatiran utama, dijawab dengan pemberian garansi resmi selama tiga tahun. Jaminan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan pikiran maksimal bagi para pengguna. Pius Wirawan juga memprediksi bahwa seiring dengan kemajuan teknologi dan peningkatan skala produksi, harga komponen baterai di masa mendatang akan menjadi semakin terjangkau. "Dengan garansi baterai selama tiga tahun, konsumen tidak perlu khawatir. Jika ada kendala, baterai akan kami ganti. Setelah masa garansi berakhir, ketika konsumen perlu membeli baterai baru, harganya dipastikan akan jauh lebih rendah dari harga saat ini," terang Pius Wirawan.

Untuk lebih meringankan beban finansial konsumen dalam perawatan jangka panjang, Indomobil juga menghadirkan ilustrasi skema cicilan komponen. Inisiatif ini dirancang agar operasional motor listrik tetap tergolong murah dan tidak memberatkan penggunanya. "Sebagai ilustrasi, jika harga baterai Tyranno saat ini adalah Rp6 juta, kemungkinan tiga tahun mendatang harganya akan berkisar Rp4,5 juta. Jika dicicil selama 36 bulan, maka cicilan per bulannya hanya sekitar Rp100.000. Ini menunjukkan betapa terjangkaunya biaya perawatan motor listrik," papar Pius Wirawan.

Data internal perusahaan menunjukkan bahwa pasar Yogyakarta memiliki kontribusi penjualan yang substansial. Rata-rata hampir 200 unit kendaraan listrik terjual per bulan di satu showroom di Yogyakarta. Secara nasional, jumlah kendaraan dari pabrikan ini yang telah beredar di jalanan Indonesia telah mendekati angka 20.000 unit. "Yogyakarta merupakan pasar yang sangat potensial. Bulan lalu saja, kami berhasil menjual hampir 200 unit di satu showroom kami," ungkap Pius Wirawan.

President Director Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan, turut menyuarakan optimisme terhadap penerimaan lini produk terbaru ini sebagai penunjang gaya hidup modern. Produk-produk ini diklaim mampu menekan biaya operasional harian hingga 80 persen jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. "Dalam momen istimewa ini, kami dengan bangga memperkenalkan lini produk terbaru kendaraan listrik modern dari Indomobil E-Motor yang hadir untuk mendukung gaya hidup masa kini yang lebih hemat biaya operasional, praktis, dan tentu saja, ramah lingkungan," ujar Hendra Kurniawan. Ia menambahkan bahwa ketersediaan unit saat ini dalam status siap kirim (ready stock) untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pasar. Perusahaan berharap kehadiran mereka dapat mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik yang lebih kokoh di wilayah Yogyakarta. "Kami berharap kehadiran Indomobil E-Motor dapat menjadi solusi kendaraan masa depan yang tidak hanya bergaya dan nyaman digunakan," pungkas Hendra Kurniawan.

Selama periode pameran berlangsung, pengunjung diberi kesempatan emas untuk merasakan langsung sensasi berkendara melalui sesi uji kendara atau test ride. Selain itu, program khusus berupa garansi baterai selama dua tahun juga ditawarkan bagi konsumen yang melakukan pembelian di lokasi pameran.

Berikut adalah daftar harga OTR (On The Road) Yogyakarta untuk berbagai model motor listrik Indomobil eMotor:

  • Type QT: Rp15.850.000
  • QT Pro: Rp19.650.000
  • Type Adora: Rp26.550.000
  • Type Sprinto: Rp27.500.000
  • Type Tyranno: Rp30.700.000

Also Read

Tags