Pesta Gelar Al Nassr: Mengukuhkan Dominasi Liga Arab Saudi dengan Kemenangan Gemilang

Tommy Welly

Perayaan gelar juara Saudi Pro League musim 2025/2026 akhirnya bergema di markas Al Nassr. Klub berjuluk "The Global Club" ini berhasil mengunci mahkota liga setelah menampilkan performa impresif dalam laga penutup musim, mengandaskan perlawanan Damac dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen, tetapi juga menandai era baru kesuksesan bagi tim asal Riyadh tersebut.

Dalam duel pamungkas yang digelar pada Jumat dini hari (22/5/2026) waktu setempat, Al Nassr menunjukkan kelasnya sebagai juara. Aksi gemilang Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama dalam pertandingan krusial ini. Bintang lapangan hijau asal Portugal itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali, memberikan kontribusi signifikan yang memastikan raihan tiga poin penuh bagi timnya. Tambahan poin ini secara matematis memastikan Al Nassr tidak dapat lagi dikejar oleh para rivalnya di klasemen akhir.

Di bawah arahan pelatih Jorge Jesus, Al Nassr menutup musim dengan raihan 86 poin. Keunggulan dua poin atas pesaing terdekat, Al Hilal, yang harus puas berada di posisi kedua dengan 84 poin, semakin menegaskan superioritas mereka sepanjang musim. Gelar juara ini menjadi trofi liga kesebelas dalam sejarah panjang Al Nassr, sekaligus menjadi momen istimewa karena menjadi gelar liga pertama yang mereka raih sejak terakhir kali mengangkat trofi serupa pada tahun 2019.

Bagi Cristiano Ronaldo, kemenangan ini memiliki makna personal yang mendalam. Ini merupakan gelar liga pertamanya sejak memutuskan untuk bergabung dengan Al Nassr pada tahun 2023. Setelah menanti sekian lama, sang mega bintang akhirnya berhasil merasakan manisnya gelar juara bersama klub barunya di kancah domestik.

Meskipun demikian, euforia juara tak serta merta diiringi dengan raihan gelar individu bagi Ronaldo. Ia gagal mempertahankan gelar pencetak gol terbanyak atau top skor liga yang telah ia genggam dalam dua musim sebelumnya. Penghargaan Sepatu Emas, yang menjadi simbol dominasi sebagai juru gedor tersubur, harus rela lepas dari genggamannya musim ini.

Total 28 gol yang dicetak oleh Ronaldo sepanjang kampanye Saudi Pro League 2025/2026 menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak. Ia harus mengakui keunggulan Julian Quinones, penyerang Al Qadisiyah, yang berhasil mengoleksi 33 gol dan berhak atas Sepatu Emas musim ini. Sementara itu, bomber Al Ahli, Ivan Toney, menduduki peringkat kedua dengan 32 gol, terpaut tipis di atas Ronaldo.

Padahal, dalam dua musim sebelumnya, Ronaldo seolah tak tertandingi dalam urusan mencetak gol di liga Arab. Pada musim 2023/2024, ia merengkuh Sepatu Emas dengan 35 gol, dan kembali membuktikan ketajamannya di musim berikutnya dengan mencetak 25 gol.

Namun, kegagalan meraih top skor tak mengurangi kilau performa individu Ronaldo. Ia justru menorehkan rekor pribadi yang mengagumkan. Dengan tambahan dua gol di laga terakhir, Ronaldo kini telah mengumpulkan total 102 gol di ajang Liga Arab Saudi bersama Al Nassr. Catatan impresif ini membuatnya semakin dekat untuk memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Al Nassr di liga. Ia kini hanya terpaut satu gol dari Mohammad Al Sahlawi, legenda klub yang memegang rekor 103 gol. Misi melampaui rekor Al Sahlawi tampaknya hanya tinggal menunggu waktu bagi Ronaldo.

Keberhasilan Al Nassr merengkuh gelar juara musim ini tidak lepas dari catatan statistik tim yang luar biasa. Berdasarkan data resmi liga, Al Nassr berhasil meraih 28 kemenangan sepanjang musim ini, sebuah angka yang menjadi rekor kemenangan tertinggi klub dalam sejarah kompetisi domestik. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan determinasi tim dalam setiap pertandingan.

Selain dominasi dalam jumlah kemenangan, lini pertahanan Al Nassr juga patut diacungi jempol. Skuat "The Global Club" ini berhasil mencatatkan 17 pertandingan tanpa kebobolan atau meraih clean sheet. Torehan ini juga melampaui rekor clean sheet klub sebelumnya, menandakan soliditas lini belakang yang menjadi pondasi kesuksesan mereka. Kombinasi lini serang yang tajam dan pertahanan yang kokoh menjadi kunci utama Al Nassr dalam mengarungi kompetisi musim ini dan akhirnya berujung pada gelar juara yang didambakan. Prestasi ini tentu menjadi modal berharga bagi Al Nassr dalam menghadapi tantangan di musim-musim mendatang, baik di kancah domestik maupun internasional.

Also Read

Tags