Pelatih tim nasional sepak bola Norwegia, Stale Solbakken, telah secara resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan membela negaranya dalam ajang sepak bola paling akbar di dunia, Piala Dunia 2026. Turnamen akbar ini dijadwalkan akan bergulir bulan depan, memperebutkan supremasi di lapangan hijau Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan ini menandai sebuah momen bersejarah bagi Norwegia, yang akhirnya kembali merasakan atmosfer kompetisi tertinggi sepak bola global setelah penantian panjang sejak edisi 1998. Kehadiran kembali mereka di panggung dunia ini tentu menjadi kabar gembira bagi para pendukung setia tim berjuluk "Løvene" (Singa) tersebut.
Dalam skuad yang dipersiapkan Solbakken, dua nama bintang yang bermain di liga top Eropa menjadi sorotan utama: penyerang tajam milik Manchester City, Erling Haaland, dan gelandang andalan Arsenal, Martin Odegaard. Keduanya diproyeksikan akan menjadi tulang punggung dan inspirator utama tim dalam setiap pertandingan yang akan dilakoni. Keberadaan mereka di lini serang dan tengah diharapkan mampu memberikan dimensi serangan yang mematikan serta soliditas permainan yang kokoh.
Menariknya, mayoritas pemain yang dipanggil oleh Solbakken adalah talenta-talenta yang saat ini merumput di kompetisi sepak bola Inggris. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh dan kualitas liga tersebut dalam membentuk para pemain Norwegia. Selain Haaland, beberapa nama lain yang bermain di Inggris dan masuk dalam daftar adalah striker Crystal Palace, Jorgen Strand Larsen, serta duo Fulham, Sander Berge dan Oscar Bobb. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dan menambah kedalaman skuad Norwegia.
Di sisi lain, hanya segelintir pemain dari kompetisi domestik Norwegia yang berhasil menembus tim nasional untuk turnamen sebesar ini. Tercatat hanya empat nama yang berasal dari liga lokal. Tiga di antaranya berasal dari klub yang sedang bersinar, Bodo-Glimt, yaitu Patrick Berg, Jens Petter Hauge, dan Fredrik Bjorkan. Sementara itu, satu tempat terakhir dari kasta domestik diberikan kepada Henrik Falchener, pemain yang memperkuat Viking FK, klub yang berhasil menjuarai Liga Norwegia pada musim lalu. Keterwakilan pemain domestik ini menjadi bukti bahwa kualitas kompetisi lokal juga terus meningkat dan mampu melahirkan talenta-talenta potensial.
Solbakken sendiri mengungkapkan keyakinannya terhadap kekuatan tim yang telah ia bentuk. Ia menyatakan bahwa skuad ini telah menunjukkan performa yang konsisten dan meraih hasil positif dalam jangka waktu yang cukup lama. "Kami percaya memiliki skuad yang kuat. Ini adalah tim yang telah meraih hasil bagus dalam waktu yang panjang. Kami berhasil menjadi tim level A di Nations League, dan lolos dari babak kualifikasi tanpa terkalahkan. Inti dari grup ini selalu solid, baik di dalam maupun luar lapangan," ungkap Solbakken sebagaimana dikutip dari laman resmi timnas Norwegia. Pernyataan ini menggarisbawahi stabilitas tim dan ikatan kuat yang terjalin di antara para pemain.
Perjalanan Norwegia menuju Piala Dunia 2026 sendiri patut diapresiasi. Mereka berhasil memastikan satu tempat di putaran final setelah tampil dominan di Grup I babak Kualifikasi Zona Eropa. Tim berjuluk Løvene ini sukses menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan, mengumpulkan total 24 poin dari delapan laga yang dijalani. Torehan sempurna ini membuat mereka unggul jauh dari Italia yang berada di peringkat kedua, sebuah pencapaian yang ironisnya justru membuat Gli Azzurri kembali harus absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Mengenai persiapan lebih lanjut, Solbakken mengungkapkan antusiasmenya untuk segera memulai rutinitas tim di negara tuan rumah. Ia berharap, dengan berada di lokasi turnamen, tim dapat memaksimalkan waktu untuk menyempurnakan aspek mental, fisik, dan taktik sebelum pertandingan pertama dimulai. "Hal yang paling saya nantikan adalah naik pesawat dan mulai menjalani rutinitas harian kami di sana, sehingga kami bisa menyempurnakan aspek mental, fisik, dan taktik sebelum semuanya dimulai," tambahnya.
Dalam perhelatan Piala Dunia 2026 nanti, Norwegia akan tergabung dalam Grup I. Mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat seperti Irak, Senegal, dan Prancis. Pertandingan perdana yang akan menjadi ujian awal bagi Norwegia dijadwalkan pada 17 Juni, di mana mereka akan berhadapan dengan Irak di Stadion Gillette. Selang beberapa hari, tepatnya pada 23 Juni, mereka akan menghadapi juara Piala Afrika, Senegal, di Stadion MetLife. Puncak dari fase grup bagi Norwegia adalah pertandingan melawan tim raksasa Prancis yang akan digelar pada 27 Juni di Stadion Gillette. Jalani setiap pertandingan dengan optimal akan menjadi kunci bagi Norwegia untuk dapat melangkah lebih jauh di turnamen ini.






