Absennya Bojan Hodak dari tepi lapangan saat Persib Bandung berhadapan dengan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB, menjadi sorotan utama. Pertarungan krusial ini tidak hanya kehilangan sentuhan langsung sang pelatih kepala, tetapi juga dua pilar asing yang krusial bagi tim berjuluk Maung Bandung.
Sumber informasi dari Bola mengonfirmasi bahwa Bojan Hodak harus menepi dari tugasnya mendampingi tim karena akumulasi kartu kuning yang telah mencapai enam kartu. Situasi serupa juga dihadapi oleh Federico Barba dan Luciano Guaycochea, yang keduanya telah mengumpulkan empat kartu kuning dari pertandingan sebelumnya, termasuk saat bersua Persija Jakarta. Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi Persib yang tengah berupaya keras menjaga persaingan gelar dengan Borneo FC Samarinda.
Meskipun secara fisik tidak berada di area teknis, Hodak menekankan bahwa persiapan tim tetap berjalan sesuai rencana. Ia memastikan bahwa dirinya masih terlibat penuh dalam perancangan taktik dan strategi untuk menghadapi tim tuan rumah. Sesi latihan rutin terus dipimpinnya, di mana pembangunan rencana permainan yang matang menjadi prioritas utama. Hodak menyatakan keyakinannya terhadap kedalaman skuad yang dimiliki Persib, dengan 22 pemain yang siap menunjukkan performa terbaik mereka.
"Memang tanpa Barba dan Lucho, tapi kami punya 22 pemain dan mereka harus menunjukkan performa yang terbaik," ujar Hodak, menekankan bahwa ketiadaan beberapa pemain kunci bukanlah alasan untuk menurunkan standar. Ia menambahkan bahwa seluruh latihan tetap dilaksanakannya, dan segala upaya akan dilakukan untuk membangun strategi yang efektif.
Untuk mengisi kekosongan di bangku cadangan dan memberikan instruksi langsung kepada para pemain, asisten pelatih Igor Tolic telah ditunjuk untuk mengambil alih peran pelatih kepala. Tolic bukanlah sosok asing dalam memegang kendali tim di musim 2025-2026. Ia tercatat beberapa kali memimpin tim dalam pertandingan, termasuk saat menghadapi Malut United dan Madura United. Hodak meyakini bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas tim.
"Kemudian Igor akan duduk di bangku cadangan (gantikan peran pelatih kepala) dan itu saja. Tidak ada masalah," tegas Hodak, menunjukkan kepercayaannya pada Igor Tolic. Ia menambahkan bahwa asisten pelatihnya tersebut sudah sangat memahami tugasnya dan siap menjalankannya, mengingat ini adalah kali ketiga Tolic mengambil peran tersebut di musim ini.
Perlu dicatat bahwa kemenangan atas Persija Jakarta pada pekan sebelumnya telah memberikan dorongan moral yang signifikan bagi para pemain Persib Bandung. Hodak melaporkan bahwa atmosfer di ruang ganti saat ini dipenuhi dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, yang menjadi modal penting untuk meraih poin di kandang PSM Makassar.
"Atmosfernya bagus, tentu saja ketika menang melawan Persija, itu tentu bagus untuk pemain," ungkap Hodak, menggambarkan suasana positif yang menyelimuti tim. Fokus utama skuad kini sepenuhnya terarah pada persiapan teknis untuk menghadapi gaya permainan khas tim tuan rumah. Meskipun memprediksi pertandingan akan berlangsung sengit, target utama Persib tetap berorientasi pada hasil maksimal di laga tandang.
"Kami kini fokus untuk menghadapi Makassar, ini akan menjadi laga berat lainnya. Pertandingan yang sulit, tapi kami selalu mencari hasil positif di laga tandang," pungkas Hodak, menegaskan ambisi tim untuk terus meraih poin penuh di setiap pertandingan, terlepas dari tantangan yang dihadapi.
Keputusan strategis ini menunjukkan kedalaman tim Persib dan kemampuan adaptasi mereka dalam menghadapi situasi tak terduga. Dengan persiapan matang dan keyakinan pada seluruh elemen tim, Persib bertekad untuk tetap memberikan perlawanan sengit dan meraih hasil positif di Parepare, meskipun tanpa kehadiran sang pelatih kepala di sisi lapangan. Kepercayaan Hodak pada Igor Tolic juga menjadi indikator bahwa tim memiliki rencana cadangan yang kuat dan siap untuk dieksekusi.
Lebih lanjut, absennya dua pemain asing andalan, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, juga memaksa Persib untuk mencari solusi kreatif dalam lini serangnya. Hal ini membuka peluang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kualitas mereka dan berkontribusi lebih besar bagi tim. Kemampuan Persib untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan komposisi pemain dan kehadiran pelatih akan menjadi kunci dalam menghadapi PSM Makassar.
Pertandingan ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga tentang menunjukkan ketangguhan mental dan kedalaman skuad. Dengan semangat juang yang tinggi dan strategi yang telah disiapkan dengan matang, Persib Bandung berupaya untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di papan atas klasemen, bahkan dalam kondisi yang kurang ideal. Keberhasilan mereka dalam menghadapi tantangan ini akan menjadi tolok ukur penting bagi performa tim di sisa kompetisi.
Fokus pada pertandingan tandang ini sangat krusial bagi Persib dalam upaya mereka mengejar gelar juara. Mengingat persaingan yang ketat di papan atas, setiap poin sangat berarti. Kemenangan atas PSM Makassar akan menjadi modal berharga untuk mempertahankan momentum dan memperlebar jarak dengan pesaing terdekat.
Meskipun Hodak tidak dapat mendampingi langsung dari tepi lapangan, komunikasi yang intens dengan staf pelatih dan pemain akan terus terjalin. Ia akan memastikan bahwa instruksi dan strategi yang telah dirancang dapat dijalankan dengan baik oleh para pemain di lapangan. Peran Igor Tolic sebagai pengganti di bangku cadangan akan sangat vital dalam menerjemahkan instruksi Hodak kepada para pemain selama pertandingan berlangsung.






